BolaSkor.com - Agen Gabriel Barbosa, Wagner Ribeiro, mengeluarkan pernyataan yang menyinggung Javier Zanetti dan Mauro Icardi. Menurut sang agen, kegagalan Gabigol di Inter Milan adalah karena kecemburuan Zanetti dan Icardi.

Inter Milan mengeluarkan 30 juta euro untuk mendapatkan Gabriel Barbosa dari Santos pada 2016. Pada saat itu, Barbosa digadang-gadang akan mengikuti jejak Ronaldo Nazario.

Namun, sang striker justru gagal total. Ia hanya bermain dalam 10 pertandingan dengan catatan satu gol.

Ribeiro mencoba memberikan pembelaan di balik aksi jeblok kliennya. Menurut sang agen, ada dua sosok dari Argentina yang cemburu dengan perlakukan Inter kepada Gabigol.

Baca Juga:

Deretan Pemain Gratisan yang Dilirik Inter Milan

Senyuman Antonio Conte Menuju Scudetto Inter Milan

Satu Kondisi yang Membuat Romelu Lukaku Gabung Barcelona

Gabigol

"Javier Zanetti dan Mauro Icardi iri kepadanya. Ia datang dan disambut pesta besar-besaran di sebuah ruangan dengan semua orang menggunakan dasi hitam," kata Ribeiro kepada UOL Esporte.

"Ada kemeriahan yang jauh lebih besar dibanding saat Kaka bergabung dengan AC Milan. Itu menyebabkan kecemburuan dari Zanetti yang menjadi direktur klub dan Mauro Icardi yang merupakan andalan tim."

"Kemudian, Gabigol bermain di Portugal, tetapi masih gagal meledak. Setelah itu, ia kembali ke Santos dan menjadi pencetak gol terbanyak, suatu hal yang ia ulangi di Flamengo."

"Gabigol melakukan kesalahan di Inter? Tidak, dia adalah sosok yang sangat rendah hati," timpal Ribeiro.

Bersinar di Kampung Halaman

Sejatinya, Gabigol tidak hanya gagal di Inter Milan. Pemain 24 tahun itu juga tidak menunjukkan tajinya ketika dipinjamkan ke Benfica.

Gabigol baru kembali bersinar ketika kembali ke Brasil. Ia meraih gelar top skorer dalam dua musim beruntun yakni pada 2017-2018 dan 2018-2019. Gabigol juga membawa Flamengo juara Serie A Brasil, Recopa Sudamericana, dan Copa Libertadores.