BolaSkor.com - Menjelang akhir bursa transfer musim dingin (Januari 2023) Inter Milan dihadapkan dengan masalah yang rumit. Il Nerazzurri tengah dibuat pusing dengan isu kontrak bek timnas Slovakia, Milan Skriniar.

Pemain berusia 27 tahun kontraknya akan berakhir pada akhir musim 2022-2023 atau 30 Juni 2023. Jika situasi itu tak berubah Skriniar bisa pergi gratis di akhir musim (free agents), pilihan lainnya adalah dijual Januari ini.

PSG (Paris Saint-Germain) salah satu klub yang paling gencar mengincarnya sejak musim panas 2022. Rumor kepergian Skriniar pun semakin kencang setelah kekalahan 0-1 Inter dari Empoli, Selasa (24/01) dini hari WIB pada lanjutan laga Serie A.

Skriniar menerima kartu merah di menit 40 setelah menerima kartu kuning kedua dan ia menyandang ban kapten Inter. Kartu merahnya itu seolah sudah mengakhiri karier Skriniar sebelum ia pergi, apalagi agennya mengonfirmasi Skriniar tidak teken kontrak baru.

Baca Juga:

Ditanya Peluang Milan Skriniar Gabung PSG, Galtier Tutup Mulut

Kontrak Tak Jua Diperpanjang, Inter Milan Bergerak Cari Pengganti Milan Skriniar

Inter Milan 0-1 Empoli: Kemenangan Bersejarah Gli Azzurri

Kartu merah Milan Skriniar

"Saya belum melihat pelanggarannya. Saya belum pernah melihat dua kartu kuning dalam 35 menit pertama untuk tim tuan rumah. Skriniar berlatih sebaik mungkin, tenang, saya tahu negosiasi kontrak terhenti saat ini, tetapi klub sedang mengusahakannya dan pemain lain yang kontraknya hampir habis," tutur Simone Inzaghi, pelatih Inter soal kontrak Skriniar.

Roberto Sistici, selaku agen Skriniar, turut memanaskan rumor transfer kliennya dan menilai sulit melihat eks pemain Sampdoria itu teken kontrak baru dengan Inter.

"Saat ini tidak, itu (teken kontrak baru) tidak mungkin. Siapa pun yang mengenal Milan akan menyadari profesionalisme dan keadilannya, dia akan selalu menghormati seragam klub tempat dia bermain, terutama klub yang memberinya banyak hal," papar Sistici di Football-Italia.

Sistici juga menjelaskan bagaimana situasi ini bisa terjadi dan sulit bagi Skriniar meneken kontrak baru. Salah satu alasannya karena Inter memang sudah memasukkannya ke daftar jual pemain.

"Yang benar adalah bahwa keputusan untuk menempatkan Milan Skriniar di bursa transfer diambil oleh Inter selama musim panas, bukan oleh sang pemain," papar Sistici.

"Itu adalah keputusan dari klub yang mengarah pada negosiasi antara Inter dan PSG, yang jelas telah kami informasikan. Pada tahap tertentu, negosiasi terputus dan pemain diterima tanpa masalah, menghormati kontraknya sebagai seorang profesional sejati."

"Pada musim gugur, kami menjawab semua permintaan yang dibuat oleh klub, dan setelah serangkaian pertemuan pendahuluan, kami menyampaikan permintaan ekonomi kami. Setelah itu, pada November 2022, Inter mempresentasikan proposal mereka. Sekitar sebulan kemudian, sebelum Natal, saya memberi tahu Inter tentang keputusan kami untuk tidak menerima proposal itu."

"Saya mengonfirmasi keputusan itu pada Januari, sebelum Piala Super Italia, ketika saya juga memberi tahu direktur Beppe Marotta dan Piero Ausilio bahwa kami menganggap diri kami bebas untuk mendengarkan tawaran dari klub lain."

"Bahkan tidak perlu bagi kami untuk memberi tahu mereka tentang itu, tetapi saya dan pemain merasa itu adalah cara yang tepat untuk melanjutkan, dengan profesionalisme dan transparansi. Saya ulangi, kami tidak pernah melewatkan janji dengan Inter," tegasnya.

Tidak hanya Sistici, pelatih PSG Christophe Galtier juga memanaskan rumor soal Skriniar bergabung dengan timnya.

"Saya tidak bisa mengatakan apakah dia akan tiba musim dingin ini, atau musim panas ini. Dia adalah pemain yang telah kami pantau sejak lama. Faktanya, kami pikir kami sudah mendapatkannya musim panas lalu," tambah Galtier.