BolaSkor.com - Gelandang berusia 22 tahun Cagliari, Nicolo Barella, diklaim oleh Giovanni Branchini menuju ke Manchester United di bursa transfer musim panas 2019. Branchini melihat Barella layaknya Paul Scholes, legenda United.

Branchini sedianya bukan agen Barella. Namun, Branchini salah satu agen terpenting di Italia yang memiliki hubungan dekat dengan dua pelatih top Eropa, Pep Guardiola dan Massimiliano Allegri. Wawasannya akan sepak bola Italia sangat luas.

Tidak sekedar luas, informasi mengenai transfer-transfer pemain di Italia dan Eropa juga diketahui baik oleh Branchini. Dia juga sosok yang berjasa menjembatani transfer Pep Guardiola dari Bayern Munchen ke Manchester City tiga tahun silam.

Baca Juga:

Nicolo Barella, Talenta Italia Rasa Gelandang Tipikal Negeri Ratu Elizabeth

Pemandu Bakat Arsenal Pantau Nicolo Barella

Soal Barella, Manchester United Sekarang Satu Langkah di Depan Chelsea

Nicolo Barella

Branchini juga yang meyakinkan Juventus untuk tetap mengontrak Allegri setelah mempersembahkan lima Scudetto beruntun. Jadi, ucapan Branchini hampir selalu benar (meski tidak terlalu tepat 100 persen).

Barella, yang sudah mencetak satu gol dan mengemas lima caps dengan timnas Italia, merupakan komoditas panas yang diincar banyak klub-klub top Eropa. Man United juga bersaing dengan Inter Milan dan Juventus dalam upaya merebutkannya.

Akan tapi menurut Branchini, ia melihat kans besar Barella bergabung dengan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer musim depan sebagai suksesor bagi Scholes, legenda United medio 1993-2011 dan 2012-13.

"Dia (Barella) sangat mirip dengan Paul Scholes. Dia pesepakbola yang sangat hebat dan saya benar-benar yakin dia bisa pergi ke Manchester United di musim panas ini," ucap Branchini kepada Tuttosport.

Dijuluki Steven Gerrard dari Sardinia, Barella memang memiliki tipikal klasik gelandang-gelandang Inggris (box to box) yang senang beradu fisik, membantu tim dalam fase bertahan, dan naik membantu serangan dari lini kedua.

Dikulik dari Whoscored, Barella punya kekuatan pada kemampuannya menekel bola, konsentrasi tinggi, dan kontribusi kala bertahan. Barella juga suka memainkan bola lambung dan sering menjadi pusat perhatian lawan yang menghentikannya dengan melakukan pelanggaran.