BolaSkor.com - Bicara Derby Jatim tentu tidak bisa lepas dengan Ahmad Nur Hardianto. Striker masa depan Arema FC itu punya rekor pribadi yang cukup impresif selama melawan Persebaya dalam satu tahun terakhir.

Gol tunggal penyerang 24 tahun itu membawa Arema FC menang 1-0 di putaran kedua Liga 1 pada 6 Oktober 2018 lalu. Sementara satu gol lagi disumbangkannya dalam kemenangan 2-0 pada leg kedua babak final Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, 12 April lalu.

"Tidak ada resep khusus. Bagi saya, yang penting selalu ingin memberikan penampilan terbaik untuk tim lewat gol," kata Ahmad Nur Hardianto.

Oleh karena itu, Derby Jatim edisi kelima sejak 2018 itu bakal dijadikannya ajang untuk memperpanjang rekor pribadi. Syaratnya pun berat, yaitu harus menjadi pilihan Milomir Seslija menempati satu dari tiga posisi di lini serang Arema FC.

Baca Juga:

Pelatih Arema FC Milomir Seslija Komentari Pemecatan Djanur oleh Persebaya

Dua Hal yang Diperlukan Persebaya di Kandang Arema FC Menurut Otavio Dutra

Seiring dengan pulihnya cedera Sylvano Comvalius, posisi target man jelas kembali diberikan kepada striker Belanda tersebut, sehingga membuatnya menjadi pilihan di winger Arema FC.

"Mau bermain di striker atau winger, saya selalu siap saja. Pertanyaannya, ada atau tidak (kesempatan bermain yang diberikan pelatih)," bebernya seraya bercanda akrab.

"Tapi Derby Jatim melawan Persebaya selalu memberi motivasi khusus bagi setiap pemain. Ya berdoa saja semoga bisa bermain," imbuhnya.

Striker Persela tahun 2017 itu memang berada dalam kondisi terbaiknya saat ini. Dua kali terpilih sebagai pengisi lini serang Arema FC, Hardianto melengkapinya dengan dua gol ke gawang Persija Jakarta dan Kalteng Putra. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)