BolaSkor.com - Arsenal meraih kemenangan dengan skor 2-0 ketika melawan Portsmouth di fase 16 besar Piala FA di Fratton Park, Selasa (03/03) dini hari WIB. Kemenangan itu mengakhiri rekor kandang The Pompey - julukan Portsmouth.

Dua gol di pertandingan itu dicetak oleh Sokratis (45+4') dan Eddie Nketiah (51'). Kedua gol tercipta melalui assists yang diberikan oleh Reiss Nelson. Mikel Arteta, manajer Arsenal, senang anak-anak muda yang ditampilkannya tidak mengecewakan di laga tersebut.

"Saya sangat senang dengan mereka (pemain-pemain muda). Saya senang bekerja dengan para pemain. Mereka layak mendapat kesempatan. Itu selalu berisiko tetapi risiko itu layak," ucap Arteta kepada BBC Sport.

“Itu adalah atmosfer yang hebat dan Portsmouth membuatnya sulit. Kami tahu kami memiliki momen saat kami menderita, tetapi kami bereaksi dan mengendalikan permainan. Kami mencetak dua gol dan bisa mencetak beberapa gol lagi."

Baca Juga:

Bungkam Portsmouth, Arsenal ke Perempat Final Piala FA 2019-20

Harapan Tersisa di Piala FA, Arsenal Akui Sulit Pertahankan Pemain Bintang

Pierre-Emerick Aubameyang Ungkap Penyebab Kekalahan Arsenal dari Olympiakos

Arsenal jago bermain di laga tandang

“Clean sheet sangat penting dan kami mempertahankan situasi bola mati dengan lebih baik," lanjut dia.

Menurut catatan dari Opta @OptaJoe, Arsenal semakin mempertegas kekuatan mereka ketika bermain tandang atau di markas lawan. Termasuk saat menang kontra Portsmouth, The Gunners kini tak pernah kalah di 11 laga tandang di seluruh kompetisi (menang empat kali, imbang tujuh kali).

Arsenal terakhir kalah 0-2 dari Leicester City pada 2019 ketika masih ditangani oleh Unai Emery. Apabila di laga tandang berikutnya melawan Brighton & Hove Albion (14/04) Arsenal tak menelan kekalahan, maka mereka akan mengulangi catatan pada Maret-Desember 2016 (15 laga tandang tanpa pernah kalah).

Arsenal menahbiskan diri sebagai raja tandang sejauh ini. Sementara Portsmouth justru sebaliknya. Tim besutan Kenny Jackett untuk kali pertama menelan kekalahan kandang sejak September 2019 dan mengakhiri catatan 19 laga tak pernah kalah.