BolaSkor.com - EA Sports selaku pembuat game sepak bola populer dunia, FIFA akan segera merilis game FIFA 21 yang direncanakan muncul pada awal Oktober 2020. Sejumlah perubahan terjadi pada game tersebut.

Selain AS Roma yang tidak akan ada di FIFA 21 karena alasan sponsor (nama klub bisa jadi diganti seperti Juventus musim lalu), EA Sports juga menghilakan aksi-aksi atau sikap-sikap yang 'toxic' dan dapat menyinggung lawan.

Tim pengembang FIFA mendapatkan masukan dari para pemain kala mereka kesal dengan selebrasi gol lawan yang memprovokasi, seperti halnya meminta fans diam atau melakukan dabbing. Tak ayal fitur selebrasi seperti itu dihapuskan oleh EA Sports.

Baca Juga:

FIFA 20 dan PES 20 Jadi Pengusir Kerinduan Pemain akan Sepak Bola

LaLiga FIFA 20 Challenge, Hiburan Pemain di Kala Sepak Bola 'Mati' karena Virus Corona

Paulo Dybala Masih Terlalu Jago bagi Gareth Bale

FIFA 21

"Kami telah diberitahu oleh komunitas bahwa sikap toxic di permainan dan kami ingin memastikan bahwa kami telah menghapuskannya," ucap Produser Permainan FIFA, Sam Rivera dikutip dari Goal.

Pengurangan tersebut tentu bisa mengurangi rasa frustrasi pemain ketika memainkan fitur online dan kemudian kalah. Meski beberapa selebrasi akan tetap dibiarkan ada oleh EA Sports karena tidak menyalahi sikap toxic tersebut.

Selain itu FIFA 21 nantinya juga akan mengurangi waktu di tiap adegan sinematik koreografi penonton, serta sinematik lainnya kala lemparan ke dalam dan hal-hal lainnya. Hal itu dilakukan karena ada beberapa pemain yang sengaja memancing emosi lawan dengan melambatkan adegan sinematik tersebut.

Terakhir fitur yang diubah EA Sports adalah sistem tekel bola. Pada FIFA 20 beberapa pemain kesal karena tekel dan merebut bola dari lawan bisa dilakukan dengan cepat. Kali ini di FIFA 21 akan ada penempatan waktu yang tepat dalam timing melakukan tekel.