BolaSkor.com - Pembesut Chelsea Thomas Tuchel menjelaskan alasan memainkan Christian Pulisic sebagai bek sayap saat duel uji coba melawan Arsenal. Tuchel menyebutnya sebagai langkah eksperimen sekaligus menunggu beberapa pemain yang belum kembali bergabung.

Pulisic memulai pertandingan sebagai bek sayap kanan dengan Callum Hudson-Odoi di sebelah kiri saat the Blues menang 2-1 atas rival sekota melalui gol Tammy Abraham dan Kai Havertz.

Baca Juga:

Arsenal Tak Pernah Terinspirasi Menjadi seperti Chelsea

Sevilla Dapat Tawaran Bagus dari Chelsea soal Transfer Jules Kounde

Kiper Lokal Jadi Pilihan Chelsea untuk Melapis Mendy dan Kepa

Chelsea saat ini masih belum diperkuat Marcos Alonso, Cezar Azpilicueta, dan Reece James yang masih rehat usai Piala Eropa 2020. Karena itulah Tuchel memberikan kesempatan kepada Pulisic untuk mencoba posisi baru saat Chelsea bermain dengan skema tiga bek tengah.

"Pulisic bermain di posisi itu bersama saya di Dortmund dan kami memainkan banyak laga dengan skema itu bersama Callum," kata Tuchel usai laga.

"Marcos belum bisa bermain sehingga kami memainkan Callum di sisi kiri, hal yang saya ingin coba sejak lama. Callum bisa menjadi lebih berbahaya dari posisi itu dan merangsek ke dalam, sesuatu yang dia suka. Dan dia lakukan hari ini. Anda tahu situasi kami," kata mantan pelatih Paris Saint-Germain itu.

Tuchel mengatakan dirinya harus mencoba sesuatu yang baru. Pasalnya Chelsea akan memulai laga lebih awal dibanding rival-rivalnya di Inggris.

Chelsea yang berstatus sebagai juara Liga Champions akan bertemu dengan juara Liga Europa di Piala Super Eropa pada 11 Agustus mendatang. Duel itu akan dilangsungkan tiga hari sebelum Chelsea memulai musim baru Premier League dengan melawan Crystal Palace di laga pembuka.

"Kami punya Azpi dan Reece untuk posisi bek kanan. Tapi Azpi baru berlatih sejak dua hari lalu dan Reece belum kembali bersama kami. Kami membutuhkan solusi karena kami akan bermain pada tanggal 11 melawan Villarreal dan tanggal 14 memulai musim baru. Hanya ini waktu kami untuk mencoba taktik baru," terangnya. (sav)