BolaSkor.com - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong punya alasan kuat terhadap rencananya mengadakan pemusatan latihan di Korea Selatan. Salah satunya yakni penyebaran virus corona (COVID-19) di Indonesia.

Belakangan jumlah orang yang terkonfirmasi positif virus corona di Indonesia mencapai seribu per hari. "Di Indonesia, ada 1.000 orang terkonfirmasi corona setiap hari. Tetapi Federasi Sepak Bola Indonesia memberi tahu pelatih untuk kembali dan memulai pelatihan," katya Shin Tae-yong dalam wawancara dengan Joins.

Sebelumnya, persiapan dilakukan secara daring. Sebanyak 44 pemain mengikuti latihan secara virtual dari rumah masing-masing.

Baca Juga:

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Heran dengan yang Terjadi di PSSI?

Kepentingan Liga Didahulukan, Timnas Thailand Berpotensi Tanpa Skuat Terbaik di Piala AFF 2020

"Awalnya program yang disiapkan hingga Mei 2021. Seperti pemusatan latihan di Jerman (April). Namun penyebaran virus corona pecah dan pada 5 Mei program pelatihan dikirim kembali ke Federasi Sepak Bola Indonesia. Dari 1 Juli, saya ingin mengadakan pelatihan di Korea dan negara-negara lain."

Shin Tae-yong menginginkan Timnas Indonesia U-19 diuji tim kuat. Uji coba, terlebih tingkat internasional akan sulit jika tetap di Indonesia di tengah pandemi. Shin memberi contoh ketika Timnas Korea Selatan menuju Piala Dunia.

"Menjelang Piala Dunia Korea-Jepang 2002, Timnas Korea menembus perempat final setelah melewati proses evaluasi melawan tim yang kuat."

"Sekarang, jika penyebaran COVID-19 parah di Indonesia, tidak mungkin menghadapi tim kuat dengan tingkat tinggi. Jadi selama periode isolasi di negara lain, mereka bisa menjaga kondisi fisik dan memakan makanan bergizi dan mencoba meningkatkan kemampuan dan kinerja melalui program pelatihan dan evaluasi selama enam minggu. Saya kembali ke Indonesia pada bulan September dan mencoba berkumpul."