BolaSkor.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, menyebutkan alasan tidak mengikuti langkah pemerintah Italia menghentikan kompetisi. Menurut Zainudin, keputusan tersebut bukan wewenang Kemenpora.

Menpora mengundang pimpinan sejumlah induk olahraga yang memiliki kompetisi profesional di Indonesia. Termasuk di antaranya adalah PSSI dan LIB (sepak bola), PBVSI dan ProLiga (voli), serta PERBASI dan IBL (basket).

Dalam kegiatan tersebut, Zainudin mengatakan pihaknya tidak akan menghentikan kompetisi proffesional di Indonesia di tengah wabah virus corona. Zainudin pun membandingkan kondisi dengan di Italia.

Baca Juga:

5 Poin Penting Menpora untuk Tiga Cabor dengan Kompetisi Profesional

Terkait Virus Corona, Menpora Serahkan Semua ke Masing-masing Cabor

“Tidak bisa (hentikan kompetisi), ini kompetisi profesional. Yang punya kewenangan jalan dan tidaknya itu adalah pengelola kompetisi itu sendiri. Aturannya begitu, kewajiban pemerintah adalah memberi situasi dan kondisi. Kemenkes memberitahu banyak hal ini loh kondisinya,” kata Zainudin.

“(Di Italia) karena itu pemerintah secara keseluruhan. Kalau ini kan hanya Kemenpora. Begini, rujukan kaami Kemenkes. Kemenkes tak beri rekomendasi untuk hentikan, ada imbauan itu tanpa penonton. Tak ada hierarki di sini.”

“Kalau Kemenkes nyatakan setop, maka kita akan paksa berhenti. Sampai saat ini masih imbauan, salah satunya tanpa penonton, tapi terserah, dikembalikan kembali ke federasi. Kewajiban pemerintah adalah memberi tahukan kondisi, salah kalau pemerintah tak lakukan itu,” lanjutnya.

Berbeda dengan di Indonesia, Italia telah menghentikan seluruh kegiatan olahraga di negara tersebut. Bahkan, keputusan tersebut diambil langsung oleh Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte.