BolaSkor.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) lantas menggelar pertemuan dengan 18 klub secara virtual, Jumat siang (15/1). Pertemuan untuk membahas nasib liga Indonesia. Namun, Persebaya Surabaya mengklaim pertemuan tersebut tidak menghasilkan keputusan yang melegakan klub-klub.

Pada pertemuan dengan jajaran direksi PT LIB, Persebaya sangat berharap ada kepastian konkrit terkait status kompetisi musim 2020 dan masa depan liga. Apalagi, kompetisi di Indonesia untuk musim 2020 sudah vakum hampir 10 bulan lamanya sejak Maret lalu.

Karena tak kunjung ada kepastian kompetisi musim 2020, manajer Persebaya Candra Wahyudi mengatakan lebih baik menatap musim baru. Mayoritas klub pun bersuara sama: meminta kompetisi musim 2020 dihentikan.

Baca Juga:

Kapolri Baru, Bagaimana Izin Kompetisi?

Persib Kekeh Harus Ada Laga pada Februari-Agustus

“Sudah lebih dari sepuluh bulan kami berada dalam situasi tidak pasti. PSSI dan LIB menjanjikan kompetisi musim 2020 lanjut, tapi sampai sekarang tidak bisa berjalan. Lebih baik diputuskan berhenti saja,” kata Candra dalam keterangan resmi yang diterima media usai mengikuti meeting virtual.

Menurutnya, manajemen klub berjulukan Bajol Ijo tersebut ingin klub tak lagi dijanjikan lanjutan kompetisi yang sulit digelar dalam waktu dekat. Maklum, dalam tiga pertemuan sebelumnya sejak kompetisi berhenti, tidak ada keputusan konkret yang dihasilkan.

Lantas apa yang harus dilakukan operator kompetisi? Candra menegaskan PSSI dan PT LIB dapat lekas memberi kepastian status kompetisi. Karena hal itu penting bagi klub untuk menentukan sikap kepada pemain, pelatih, ofisial, dan sponsor. Sekaligus menghentikan kerugian finansial yang dialami klub.

“Lebih baik kita menatap musim baru. Tapi, sebelum itu, PSSI dan LIB harus bisa mendapatkan izin dari polisi. Kalau belum ada izin, jangan bicara kompetisi dulu,” pungkas mantan jurnalis nasional ini.

PT LIB akan meneruskan usulan klub-klub tersebut kepada PSSI. Nantinya, federasi akan memutuskan apakah kompetisi musim 2020 dilanjutkan atau berhenti dalam rapat Exco PSSI yang rencananya digelar Rabu (20/1). (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)