BolaSkor.com - Persija Jakarta pusing. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu hanya dapat mengandalkan Maman Abdurrahman sebagai bek tengah murni di Liga Champions Asia (LCA). Dua bek lainnya, Vinicius Lopez dan Ryuji Utomo tidak dapat dimainkan karena terkendala International Transfer Certificate (ITC).

Tadinya, Persija berharap stok bek tengah akan menyisakan dua pemain setelah Vava Mario Yagalo sempat dipastikan bertahan untuk musim depan. Namun, bek berusia 24 tahun itu berubah pikiran dan resmi mengundurkan diri dari tim ibu kota.

Saat Vava keluar, Persija malah meminjam pemain berposisi striker, Rishadi Fauzi, bukan bek tengah. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu kemudian turut disertakan Macan Kemayoran ke LCA.

Baca Juga:

Persija Bantah Telah Diatur Juara dan Tuntut Vigit Waluyo Minta Maaf

Alasan Firza Andika Belum akan Masuk Skuat Utama AFC Tubize

Chief Operating Officer (COO) Persija, Muhammad Rafil Perdana, mengungkapkan penyebab timnya malah mendatangkan seorang striker, alih-alih palang pintu yang kebutuhannya sudah sangat mendesak. Ternyata, proses negosiasi dengan Rishadi telah berlangsung sejak lama. Sedangkan untuk mencari pemain belakang, tim ibu kota membutuhkan waktu.

"Karena Rishadi ini proses peminjamannya sudah lama karena dari awal-awal musim kalau tidak salah sejak 7 Januari 2019," ujar Rafil.

"Dari situ kita sudah menunggu head coach dulu, (Ivan) Kolev datang, 10 Januari 2019 baru latihan. Ya, kita harus berkoordinasi dulu, pemain-pemain apa saja yang dibutuhkan," kata Rafil.

Sedang krisis pemain belakang, Rafil menyerahkan sepenuhnya strategi yang akan dipakai Kolev untuk menghadapi Home United pada babak pertama Preliminary LCA di Stadion Jalan Besar, 5 Februari 2019. Untungnya, Macan Kemayoran masih punya Tony Sucipto, yang juga dapat diplot sebagai bek tengah.

"Tentunya kita harus berpikir keras bagaimana caranya dan itu tanggung jawab head coach dan asisten pelatih beserta ofisial tim bagaimana bisa meramu skema yang pantas untuk menjalani LCA," imbuh Rafil.