BolaSkor.com - Pelatih Juventus, Andrea Pirlo, mengungkapkan alasan utama memainkan Dejan Kulusevski sebagai teman duet Cristiano Ronaldo. Padahal, Kulusevski bukanlah seorang striker murni.

Juventus menang 3-0 ketika menjamu Crotone pada laga lanjutan Serie A 2020-2021, di Stadion Allianz, Selasa (23/2) dini hari WIB. Ronaldo mencetak dua gol dan satu lainnya dikreasikan Weston McKennie.

Pada pertandingan tersebut, Pirlo menempatkan Kulusevski sebagai tandem Ronaldo di lini depan. Sang juru taktik mengaku senang dengan performa yang ditampilkan eks Parma tersebut.

Baca Juga:

5 Kemenangan Mengesankan Napoli Kontra Juventus

Ribut dengan Presiden Klub, Gattuso dan Napoli Terancam Berpisah

Kisah Masa Lalu di Balik Perseteruan Presiden Juventus dan Conte

Dejan Kulusevski

"Kami perlu mencoba bergerak lebih baik. Alvaro Morata belum kembali ke kondisi terbaik. Dia membutuhkan waktu untuk bangkit kembali," tegas Pirlo seperti dilaporkan Football Italia.

Kulusevski diharapkan banyak memasok bola kepada Ronaldo. Selain itu, penyerang asal Swedia tersebut diminta tidak bermain seperti biasanya ketika masih menempati posisi sayap.

"Jika Ronaldo bermain, serangan harus dikembangkan dengan cara berbeda. Kulusevski bukanlah seorang penyerang dan kami memintanya untuk melakukan pergerakan berbeda."

Beda dengan Parma

Selama ini, Ronaldo memang menjadi pusat permainan Juventus. Tak heran, Kulusevski dituntut beradaptasi setelah bermain lebih banyak mengandalkan kecepatan ketika masih membela Parma.

"Permainan harus lebih melebar untuk menemukan Ronaldo di dalam kotak penalti. Bermain untuk Juventus dan Parma adalah dua hal berbeda," urai Pirlo.

"Parma mungkin lebih banyak mengandalkan serangan balik. Kulusevski beradaptasi dengan peran yang tak biasa. Dia melakukan dengan baik. Dia banyak bergerak ketika tidak memegang bola. Dia pasti bisa berbuat lebih banyak."

Dengan kemenangan itu, Juventus bercokol pada posisi ketiga klasemen sementara. Juve tertinggal delapan poin dari Inter Milan yang berada di puncak klasemen. Jarak bisa terpangkas karena La Vecchia Signora punya satu pertandingan lebih sedikit.