BolaSkor.com - Mantan pemain Timnas Indonesia, Ponaryo Astaman, optimistis Skuat Garuda lolos dari babak penyisihan Grup B Piala AFF 2018. Hal itu tidak terlepas dari sejarah pertemuan Timnas Indonesia dengan para negara yang berada di Grup B Piala AFF 2018.

Pada Piala AFF 2018, Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan pemenang kualifikasi antara Timor Leste kontra Brunei Darussalam. Skuat Garuda melakoni laga dua tandang dan kandang.

Timnas Indonesia melakoni laga tandang menghadapi Thailand dan Singapura. Lalu dua laga kandang saat menantang Filipina dan pemenang kualifikasi.

Indonesia terlebih dahulu menghadapi Singapura pada laga tandang tanggal 9 November. Lalu 13 November berhadapan dengan pemenangan kualifikasi.

17 November menghadapi laga tandang melawan Thailand. Enam hari berselang baru menghadapi Filipina di laga kandang.

"Kalau saya optimistis, karena sistemnya dua home dan dua away. Kita away-nya melawan Thailand, oke lah semua orang bilang ini battle (pertarungan sengit sulit diprediksi). Kedua melawan Singapura, kami bisa lah (menang)," kata Ponaryo.

"Terus home di sini melawan Filipina dan kualifikasi. Filipina meskipun lolos Piala Asia 2019, lalu bermain di Indonesia, lain cerita. Jadi saya pikir kemungkinan lolos grup terbuka. Kenapa saya bilang lolos grup karena ini harus tahap demi tahap," tambahnya.

Untuk itu, ia berharap PSSI tetap mempertahankan Luis Milla untuk melatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Eks pemain Borneo FC itu juga berharap Timnas Indonesia dihuni para pemain U-23 proyeksi Asian Games dan hanya ditambah pemain Senior.

"Ini bukan pekerjaan mudah, dan langkah bagusnya tim ini (Timnas U-23) dipertahankan termasuk Luis Milla, dan ditambah pemain pemain senior. Ini timnya sudah jadi, kerangka sudah ada, dan pemahaman, chemistry juga bagus. Paling tidak Milla harus dipertahankan," tutup Ponaryo Astaman.