BolaSkor.com - Liga Super Eropa menjadi kompetisi yang dijanjikan akan menghasilkan banyak uang bagi para peserta. Namun, para klub tidak akan mendapatkan uang dengan jumlah yang sama. Terdapat empat klub dengan pendapatan paling kecil.

Liga Super Eropa menuju kehancuran. Kondisi itu terjadi setelah delapan dari 12 klub pendiri memilih angkat kaki. Ancaman sanksi dari UEFA dan juga desakan dari pihak eksternal diyakini menjadi penyebabnya.

Meski Liga Super Eropa telah memudar, tetapi mulai terungkap pendapatkan yang akan diterima setiap klub. Kabar tersebut diutarakan oleh media asal Jerman, Der Spiegel.

Baca Juga:

Soal Liga Super Eropa, Klopp: Pelatih dan Pemain Tidak Dilibatkan

Sanksi Berat Menanti Pemain-pemain yang Berpartisipasi di Liga Super Eropa

Liga Super Eropa Dibentuk, Presiden UEFA Umumkan Format Baru Liga Champions

Liga Super Eropa

Der Spiegel memuat beberapa klausul yang ada di Liga Super Eropa. Satu di antaranya adalah undangan untuk tiga klub yakni Bayern Munchen, Paris Saint-Germain, dan Borussia Dortmund.

Selain itu, Der Spiegel juga membahas uang yang masing-masing akan diterima klub. Sebab, pada awal kompetisi, Liga Super Eropa memiliki dana sebesar 3,5 miliar euro yang dibagi pada 12 klub pendiri.

AC Milan, Inter Milan, Atletico Madrid, dan Borussia Dortmund (andai mau bergabung) adalah empat klub dengan bagian paling kecil. Mereka hanya akan mendapatkan 3,8 persen dari total angka keseluruhan. Sementara itu, peserta lainnya akan mendapatkan 7,7 persen.

Kondisi tersebut tak terlepas dari nilai tim dan juga prestasi. Anehnya, Arsenal dan Tottenham Hotspur yang juga tidak bersinar dari sisi prestasi mendapatkan jumlah bagian lebih besar.

Lebih lanjut, Real Madrid dan Barcelona akan mendapatkan dana tambahan senilai 60 juta euro pada dua tahun pertama. Setelah itu, kedua klub tersebut akan meraup 30 juta euro lebih banyak dari yang lainnya.

Hak Siar dan Penalti

Selain itu, terdapat juga perjanjian lainnya yang membahas soal hak siar. Nantinya, klub yang terlibat dalam Liga Super Eropa memiliki hak eksklusif menyiarkan empat pertandingan di kanal sendiri.

Sementara itu, Der Spiegel juga membocorkan soal sanksi yang didapatkan jika memilih pergi sebelum kontrak 23 tahun berakhir. Tim yang angkat kaki harus membayar denda sebesar 130 juta euro.