BolaSkor.com - Keterpurukan timnas Jerman di Piala Dunia 2018 menyisakan banyak cerita untuk dibahas. Selain membahas soal performa Manuel Neuer dan kawan-kawan, serta taktik dan filosofi bermain yang diterapkan Joachim Low, penampilan Mesut Ozil juga menjadi bahasan utama.

Entah kenapa, Ozil selalu mendapatkan kritikan deras dan menjadi kambing hitam tiap kali Jerman kalah. Pun demikian dia mendapatnya juga di Arsenal. Gestur tubuh, determinasi bermain Ozil selalu disorot karena nampak seperti pemain yang ogah bermain.

Sebagian besar fans Jerman, sampai Lothar Matthaus (legenda Jerman), menginginkan Ozil untuk gantung sepatu meski dia ambil bagian saat Jerman menjuarai Piala Dunia 2014. Salah satu penyebab utama mengapa dia dihujani kritikan terjadi sebelum Piala Dunia 2018.

Ozil, bersama Ilkay Gundogan dan Cenk Tosun, berfoto bersama Presiden Turki, Tayyip Erdogan. Publik Jerman langsung mencap Ozil-Gundogan sebagai pemain yang tidak loyal kepada Jerman, negara yang membesarkan keduanya. Ozil dan Gundogan memiliki darah Turki.

Arsene Wenger, mantan manajer Arsenal yang mengenal betul Ozil, melihat hal tersebut sebagai alasan kuat mengapa mantan pemain Real Madrid itu bermain buruk di Piala Dunia 2018.

"Saya tahu betul Ozil, dia pesepakbola yang sangat hebat. Tetapi dia dan Gundogan menderita karena hal yang terjadi sebelum Piala Dunia (foto dengan Erdogan). Mereka dihukum di Jerman ketika Ozil butuh dukungan. Dia tidak butuh kontroversi," tutur Wenger di Goal, Selasa (10/7).

"Ketika saya melihatnya bermain saya bisa merasakan situasi pertandingan saat dia seharusnya bisa bergerak maju, memberikan kontribusi, bermain lebih vertikal (tapi dia tidak melakukannya)."

"Dia bermain untuk keamanan dan saya berpikir 'Ayolah, ini bukan Ozil sebenarnya yang saya kenal, pemain yang bisa membunuh'. Dia memang bermain, tapi, saya pikir dia tidak bermain dengan kebebasan penuh. Dia bermain dengan rem tangan (sedikit hambatan) dan Gundogan juga tidak bermain, padahal Gundogan pemain hebat," terang Wenger.

Guna mengklarifikasi problematika tersebut. Seperti Gundogan, Ozil juga seharusnya menjelaskan kepada publik maksud fotonya dengan Erdogan. Presiden DFB (Federasi Sepak Bola Jerman) juga menuntut hal yang sama darinya.