BolaSkor.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, merenggangkan ketegangan jelang laga penentuan Premier League 2021-2022. Guardiola justru berkelakar ingin mengajak suporter Manchester United ikut pesta perayaan gelar jika The Citizens keluar sebagai pemenang.

Berjuang hingga akhir adalah kata yang tepat untuk menggambarkan pertarungan papan atas Premier League. Manchester City dan Liverpool saling sikut hingga laga pamungkas.

Saat ini, Man City unggul satu poin dari Liverpool yang ada di posisi kedua. Pada laga terakhir, Manchester City akan melawan Aston Villa di kandang dan Liverpool menjamu Wolverhampton Wanderers.

Walhasil, Inggris pun terpecah menjadi dua kubu. Sebagian mendukung Man City menjadi juara, sedangkan yang lainnya di sisi Liverpool.

Baca Juga:

5 Musim Premier League Ketika Pemenang Liga Ditentukan di Laga Terakhir

5 Alasan Mengapa Liga Europa Bukan Kegagalan untuk Arsenal

Aston Villa dan Steven Gerrard Punya Integritas, Tak Ingin Bantu Liverpool Juara Premier League

Satu di antara bagian yang lebih senang melihat Man City juara diyakini adalah suporter Manchester United. Sebab, kemenangan akan membuat Liverpool menyamai perolehan 20 gelar The Red Devils.

Menanggapi hal itu, Guardiola berusaha santai. Ia berkelakar ingin mengajak suporter Manchester United dalam perayaan gelar juara.

"Jadi, Manchester United lebih menyukai Manchester City daripada Liverpool? Ya, Tuhan, saya tidak mengetahuinya," kata Guardiola dalam konferensi pers jelang laga.

"Apakah itu benar? Jadi, saya salah ketika mengatakan semua orang di negara ini ingin Liverpool menang," sambung mantan pelatih Bayern Munchen itu.

"Selamat datang jika suporter Manchester United mau ikut kami ke jalan ketika Manchester City juara. Namun, mereka harus mengenakan baju biru," celoteh Guardiola.

Pada kesempatan yang sama, Guardiola juga mengungkapkan harapan Manchester City bisa mengikuti jejak Manchester United. Ia pengin menjaga dominasi The Citizens di sepak bola Inggris dalam waktu yang lama.

"Ketika datang, orang-orang di sini mengatakan Premier League sangat sulit. Itu adalah bagian terberat di mana klub yang berbeda menang di sini setiap tahunnya," terang Guardiola.

"Hanya Sir Alex Ferguson di Man United yang mampu melakukannya, tiga atau empat kali, empat dalam lima tahun. Ketika itu terjadi, Anda menyadari besarnya Man United pada periode tersebut."

"Jadi, kami hampir melakukannya dan menjadi bagian dari itu. Kami harus mencoba untuk melakukannya," timpal sang pelatih.