BolaSkor.com - Petinggi IBL, Junas Mirardiarsyah, mengungkapkan peluang IBL 2020 mengalami pembatalan. Keputusan tersebut diambil andai wabah virus corona tidak kunjung rampung.

Sebelumnya IBL mengumumkan penangguhan kompetisi untuk sementara waktu akibat virus corona. Ancaman virus yang juga dikenal dengan nama COVID-19 itu memang semakin parah di Indonesia.

Hingga berita ini ditulis, sebanyak 1677 penduduk Indonesia terjangkit virus corona. Dari jumlah tersebut, 157 di antaranya meninggal dunia.

Situasi yang semakin memburuk membuat IBL mau tidak mau menyiapkan rencana cadangan. Mereka siap menghentikan kompetisi andai situasi tidak kunjung membaik.

Baca Juga:

Gerebek Louvre Surabaya, Tim Basket Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Nostalgia: Ketika Devin Booker Menjadi Pebasket NBA Termuda yang Cetak 70 Angka

“Kami menunggu sampai 29 Mei, tanggal yang ditetapkan pemerintah status darurat. Kalau semua berjalan lancar dan diperbolehkan menggelar kompetisi, kami akan langsung bergerak. Paling cepat kompetisi berlangsung pada pekan keempat Juni,” ujar Junas.

“Jadi, periodenya Juni hingga Juli. Kalau mundur kami bisa lakukan sampai September hingga Oktober, karena kalau masuk November sudah masuk musim selanjutnya. Nanti ada draft, rookie, pemain asing, dan sebagainya.”

“Kalau September atau Oktober belum kondusif, maka ada kemungkinan terburuk musim ini tidak bisa dilanjutkan. Kami akan mencoba mengusahakan dulu. Kami harus menghormati sponsor. Nanti kami akan bicara kalau lanjut atau mundur seperti apa,” imbuhnya.

IBL sendiri menjadi kompetisi pertama di Indonesia yang menangguhkan musim akibat ancaman virus corona. Langkah mereka itu kemudian diikuti oleh Liga 1 (sepak bola) dan ProLiga (voli).