BolaSkor.com - Lawan Timnas Indonesia U-19 di Grup A Piala Asia U-19 2018, Qatar kembali menelan kekalahan di ajang pemanasan yang diikuti, Toulon Tournament 2018. Di laga terakhir yang merupakan penentuan akhir peringkat, Qatar digebuk Korea Selatan (Korsel) 1-2, Selasa (5/6) waktu setempat.

Ini merupakan partai penentuan peringkat 11 dan 12. Kekalahan ini sekaligus membuat Qatar tak sekalipun meraih kemenangan.

Sebelumnya, Qatar takluk 0-4 dari Inggris, imbang 1-1 melawan China, serta kalah 1-4 saat bertemu dengan Meksiko di fase grup.

Dalam laga melawan Korsel, Qatar kebobolan lebih dulu lewat gol Jeon Sejin pada menit ke-14. Qatar tertinggal dua gol setelah Cho Youngwook membuat gol pada menit ke-50. Satu-satunya gol Qatar di laga ini dibuat oleh Abdulsalam Nasser pada menit ke-64.

Di ajang ini, Qatar tak memakai jasa pemain Indonesia, Andri Syahputra. Pemain yang memilih tak memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-19 pada tahun lalu itu sebelumnya juga tak masuk skuat Timnas Qatar U-19 ketika tim tersebut menjalani babak kualifikasi Piala Asia U-19 2018 pada November 2017.

Andri Syahputra kemungkinan tak dilibatkan saat Qatar mengarungi Piala Asia U-19 2018. Ia sebetulnya sudah ditunggu oleh pecinta sepak bola Indonesia, terutama yang kecewa terhadap sikapnya. Pecinta sepak bola Indonesia termasuk menantikan bagaimana perasaan Andri Syahputra menghadapi tim negara asalnya.

"Saya kecewa, karena kami bisa lebih dari itu. Kami tidak bermain di level kami. Tentu apabilan ingin ke Piala Asia atau Piala Dunia harus mengalahkan lawan tapi kami tidak bisa," jelas pelatih Timnas Qatar U-19, Bruno Pinheiro di laman turnamen.

Qatar menarik sisi positif dari performa di Toulon Tournament. Seperti yang disampaikan Bruno, pertandingan di Toulon Tournament seperti menghadapi Inggris dan Meksiko merupakan pengalaman berharga.

"Sisi positifnya, kami meningkat dalam bertahan. Kami bermain, mungkin melawan dua tim terbaik di turnamen ini, Meksiko dan Inggris. Kami berkembang sepanjang kompetisi. Sementara poin negatifnya, kami tidak bermain di level kami sebenarnya."

"Tentu penting bermain melawan tim yang lebih kuat, sehingga tampak jelas kelemahan dan itu penting agar bisa diperbaiki. Di depan kami akan menjalani Piala Asia U-19 pada bulan Oktober, targetnya jelas kami ingin lolos ke Piala Dunia U-20," tambahnya.