BolaSkor.com - Angelo Alessio dinilai gagal mengangkat performa Persija Jakarta sampai pekan ke-20 Liga 1 2021/2022. Manajemen tim Ibu Kota kemudian mengambil langkah untuk memecat pelatih asal Italia tersebut.

Banyak yang menilai kegagalan Angelo Alessio di Persija disebabkan kendala bahasa. Sebagai pelatih yang baru pertama kali melatih di Liga 1, Alessio tentu belum bisa berbahasa Indonesia.

Namun, dugaan tersebut dibantah oleh Manajer Persija, Bambang Pamungkas. Menurutnya, kegagalan Angelo Alessio bekerja maksimal di Persija bukan disebabkan masalah bahasa.

Baca Juga:

Terungkap, Filosofi Sepak Bola Angelo Alessio Ketinggian untuk Persija

Diusulkan Melatih Persija Jakarta, Begini Respons Seto Nurdiantoro

"Kalau kendala bahasa, saya pikir tidak. Kalau toh Angelo tidak bisa bahasa Indonesia, tapi dia bisa bahasa Inggris, dan beberapa asisten kami juga bisa berbahasa Inggris," kata Bambang Pamungkas dalam Forum Diskusi Persija bersama awak media yang berlangsung secara virtual, Kamis (20/1) malam WIB.

"Jadi kalau berkaitan dengan bahasa, artinya tidak. Kalau tadi diceritakan bahwa banyak pelatih gagal (karena faktor bahasa), saya pikir tidak demikian. Sepak bola ini bahasa universal. Saya tidak memungkiri kalau bahasa ini seringkali jadi kendala, tapi apa yang terjadi kemarin saya pastikan bukan kendala bahasa," ujar manajer yang akrab disapa Bepe tersebut menambahkan.

Bepe menjelaskan, ada dua kendala yang sebetulnya dihadapi Angelo Alessio. Pertama, persiapan dan adaptasi di Persija terhitung singkat. Sang pelatih baru memimpin latihan Persija pada 3 September 2021, dua hari sebelum Macan Kemayoran melakoni laga perdana musim ini kontra PSS Sleman di Stadion Pakansari, Bogor.

Lalu kedua, filosofi sepak bola yang diusung mantan pemain Juventus tersebut rupanya tidak dapat dipahami dengan maksimal oleh para pemain Persija.

"Tentu itu (waktu singkat) jadi salah satu hal yang menjadi handicap (penghambat) dia ketika datang ke sini. Ada pertimbangan lain yang mendasari manajemen mengambil keputusan ini. Tidak semua keputusan manajemen harus dipahami masyarakat luas," ujar Bepe.

"Memang filosofi yang diinginkan Angelo tidak berjalan baik di Persija. Mungkin teman-teman bisa melihat dan menilai itu jadi salah satu hal yang mendasari manajemen memberhentikan Angelo. Jadi transformasi filosofi itu yang membuat Persija seakan-akan belum menunjukkan kemajuan berarti selama ditangani Angelo," tutur Bepe.

Di bawah asuhan Angelo Alessio, Persija hanya meraih 7 kemenangan, 8 kali imbang, dan 5 kekalahan. Tim Ibu Kota saat ini menempati peringkat 8 dengan 29 poin.

Setelah memecat Angelo Alessio, manajemen Persija menunjuk Sudirman sebagai pelatih baru. Jenderal, sapaan akrab Sudirman, sebelumnya merupakan asisten Angelo Alessio.