BolaSkor.com - Manajer Tim PABBSI, Sony Kasiran, menilai kerugian besar apabila angkat besi dicoret dari Olimpiade. Namun, Sony menyebut akan terus menyiapkan atlet Indonesia.

Tudingan korupsi yang menimpa Federasi Angkat Besi Dunia (IWF) menggegerkan dunia olahraga beberapa waktu lalu. Skandal tersebut bahkan sampai menjadi sorotan IOC.

IOC menyesalkan skandal korupsi kasus uang doping di IWF tersebut. Bahkan, mereka sampai mengancam mencoret angkat besi dari gelaran Olimpiade.

Baca Juga:

Manajer Tim PABBSI Nilai Tudingan Korupsi ke IWF Berbau Politis

WADA Bakal Usut Tuntas Kasus Doping di Angkat Besi

Tentunya atlet angkat besi bakal dirugikan andai benar dicoret dari Olimpiade. Sony sendiri mengaku PABBSI tidak bisa berbuat apa pun sampai ada kepastian.

"Kalau angkat besi dicoret dari Olimpiade, itu merugikan sekali dong. Namun, kemungkinan dicoretnya bukan di Olimpiade 2020, melainkan 2024," kata Sony kepada BolaSkor.com.

"Kalau Olimpiade 2020 masih aman sampai sejauh ini. Tetapi pastinya bagaimana, saya tidak tahu. Pastinya kami hanya harus siap dan terus melakukan latihan."

"Dari PABBSI sendiri tidak ada obrolan internal mengenai hal ini. Selain itu, kami juga tidak bisa berbuat apa-apa. Yang penting kami siap terus," imbuh pria yang menjabat eksekutif di Federasi Angkat Besi Asia (AWF) itu.

Untuk Olimpiade 2020 sendiri, PABBSI sudah pasti meloloskan dua atlet. Pertama adalah Eko Yuli Irawan, lalu kemudian Windy Cantika Aisah.