BolaSkor.com - Status Erling Haaland sebagai salah satu striker top Eropa dengan profil tinggi tidak diragukan lagi. Haaland menjadi komoditas panas yang direbutkan klub-klub Eropa jelang bursa transfer musim panas 2021.

Akan tapi anomali performanya ketika membela klub dengan timnas bak memperlihatkan dua sosok yang berbeda. Haaland seperti singa ganas ketika memperkuat Borussia Dortmund, tapi tiba-tiba menjadi 'singa ompong' kala memperkuat timnas Norwegia.

Penyerang dengan banderol 110 juta euro menorehkan 33 gol dan memberikan delapan assists dari 31 pertandingan dengan Dortmund di seluruh kompetisi musim ini. Meski begitu dalam dua laga terakhir dengan Norwegia Haaland tak mencetak gol.

Dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 dimainkan Norwegia melawan Gibraltar dan Turki. Kontra Gibraltar, lawan yang relatif lemah, Norwegia mencetak tiga gol tapi Haaland tak mencatatkan namanya di papan skor.

Baca Juga:

Tuchel Punya Cara Jitu untuk Boyong Haaland ke Chelsea

Pengorbanan Barcelona untuk Rekrut Erling Haaland

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Belanda Menang, Portugal Tertahan

Erling Haaland

Tiga gol di pertandingan itu dicetak oleh Alexander Sorloth, Kristian Thorstvedt, dan Jonas Svensson (Norwegia menang 3-0). Sementara melawan Turki, Norwegia menelan kekalahan telak 0-3 dan Haaland tak mencetak gol.

"Haaland gagal menunjukkan performanya untuk Norwegia: jauh dari striker dengan banderol 180 juta euro," begitulah judul di media Spanyol Marca.

Penampilan Haaland itu bertolak belakang dengan setidaknya mencetak dua dari tiga gol dari empat laga terakhirnya bersama Dortmund, yakni melawan Bayern Munchen, Sevilla, dan FC Koln.

"Jika Norwegia ingin lolos kualifikasi - entah dengan finish di urutan satu atau via play-off - mereka butuh striker bintang untuk mulai memainkan performa di klub pada jersey merah (Norwegia)," tambah kalimat di Marca.

Faktor yang memengaruhi

Apa yang dialami Haaland sedianya tak jauh berbeda dari Robert Lewandowski di Polandia. Lewandowski tajam kala memperkuat Bayern Munchen, tapi ketika tampil di turnamen besar tak banyak berkutik mencetak gol untuk Polandia.

Faktor yang memengaruhinya adalah rekan setim yang berbeda serta sistem bermain. Pada level klub latihan dilakukan sehari-hari dengan rekan setim hingga membentuk chemistry, tapi hal itu tak berlaku di timnas.

Selain itu juga kualitas rekan setim memengaruhi. Haaland memiliki Marco Reus, Jadon Sancho, Julian Brandt, Thorgan Hazard, Jude Bellingham, Gio Reyna, dan Mahmoud Dahoud yang memberinya suplai bola.

Akan tapi di Norwegia suplai bola itu hanya datang dari kreativitas Martin Odegaard. Jika gelandang serang Arsenal itu dimatikan lawan maka suplai bola ke Haaland tak berkembang. Situasi itu turut memengaruhi ketajaman gol Haaland di timnas.