BolaSkor.com - Kesuksesan Manchester United kerap diiringi dengan munculnya duet penyerang mematikan. Tradisi tersebut kini coba diteruskan oleh Marcus Rashford dan Anthony Martial.

Rashford dan Martial tampil impresif sepanjang musim ini. Keduanya sama-sama sudah mencetak 20 gol.

Salah satu penampilan apik keduanya tersaji saat Manchester United menghancurkan Bournemouth dengan skor 5-2 di Old Trafford, Sabtu (4/7). Rashford dan Martial sama-sama menyumbang satu gol dalam pertandingan tersebut.

Baca Juga:

Manchester United 5-2 Bournemouth: Pertama Kali Sejak 2011, Setan Merah Cetak Lima Gol di Old Trafford

Wonderkid Birmingham Merapat ke Dortmund, Man United Alami Kasus 'Haaland' Jilid II

Bukan Manchester United yang Jadi Alasan Inter Milan Sulit Permanenkan Alexis Sanchez

Rashford dan Martial mulai dipasangkan pada musim 2015-2016 di bawah asuhan Louis Van Gaal. Namun keduanya kerap tampil tak konsisten terutama dalam urusan mencetak gol.

Kehadiran Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku juga sempat membuat duet ini kian jarang tampil bersama. Namun peruntungan Rashford dan Martial membaik sejak ditunjuknya Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Manchester United pada akhir tahun 2018.

Manajer berkebangsaan Norwegia itu secara berani melepas Lukaku dan Alexis Sanchez demi memberi kesempatan kepada duet Rashford dan Martial. Solskjaer nampaknya sangat mempercayai kemampuan keduanya.

Rashford dan Martial juga menjawab kepercayaan tersebut dengan baik. Mereka mampu menyandang beban sebagai tumpuan Setan Merah untuk mencetak gol.

Duet ini mengingatkan kombinasi-kombinasi dua penyerang hebat yang pernah dimiliki Manchester United. Beberapa di antaranya yaitu Denis Law-Sir Bobby Charlton, Eric Cantona-Mark Hughes, Andy Cole-Dwight Yorke, Wayne Rooney-Cristiano Ronaldo, Carlos Tevez-Cristiano Ronaldo.

Duet Denis Law dan Sir Bobby Charlton membukukan total 57 gol di semua kompetisi pada musim 1964-1965. Kombinasi Eric Cantona dan Mark Hughes menghasilkan 47 gol di semua ajang pada musim 1993-1994 yang ditandai dengan raihan trofi Premier League dan Piala FA.

Namun duet Andy Cole dan Dwight Yorke tentu paling membekas dalam ingatan penggemar Manchester United. Keduanya menjadi aktor kunci keberhasilan tim asuhan Sir Alex Ferguson meraih treble winners pada musim 1998-1999 dengan sumbangan 53 golnya.

Pengecualian terjadi pada musim 2007-2008. Saat itu Manchester United tak hanya memiliki duet penyerang tajam melainkan trio dalam diri Cristiano Ronaldo, Carlos Tevez, dan Wayne Rooney, Ketiganya total mencetak 79 gol sepanjang musim tersebut.

Bukan tidak mungkin ketajaman trio maut itu akan terulang dalam waktu dekat. Sosok Mason Greenwood mulai menunjukkan kepantasannya menjadi rekan Rashford dan Martial di lini depan Manchester United lewat penampilan apiknya dalam beberapa laga terakhir.