BolaSkor.com - Pandit sepak bola Inggris Alan Shearer melihat kurangnya hasrat atau nafsu dari striker Manchester United, Anthony Martial untuk mencetak gol dengan konsisten. Itu terlihat dari permainannya.

Martial lagi-lagi tampil buruk kala Man United menang telak 3-1 atas Newcastle United di Premier League akhir pekan lalu. Dia tidak terlihat ingin mencetak gol dan musim ini baru menorehkan empat gol.

Pada musim keenam dengan Man United Martial seharusnya jauh lebih berkembang dari segi permainan, namun Shearer tak melihat itu dan ia menilai bukan masalah pengalaman yang menyulitkan Martial konsisten mencetak gol, tetapi dari karakter dan sikap yang dimilikinya.

Baca Juga:

Dulu Pahlawan, De Gea Kini Jadi Sumber Masalah Manchester United

Jalani Debut, Shola Shoretire Dapat Pesan dari Marcus Rashford

Hasil Pertandingan: Manchester United Sikat Newcastle, Atalanta Atasi Napoli

Anthony Martial

"Ketika Anda menganggap Manchester United adalah pencetak gol terbanyak di Premier League dengan 53 gol dan dia mencetak empat gol, saya tidak berpikir itu cukup dekat," ucap Shearer kepada BBC Sport.

"Rupanya dialah yang mengatakan dia ingin bermain sebagai penyerang tengah, dia pantas berada di sana, yah angka-angkanya saya pikir harus jauh lebih baik jika dia ingin bermain di posisi itu."

"Saya tidak akan mengatakan itu adalah kurangnya pengalaman. Ini adalah musim keenamnya di Manchester United. Saya tidak akan mengatakan kurangnya pengalaman adalah masalah sama sekali, saya akan mengatakan itu adalah kurangnya rasa lapar dan kurangnya keinginan untuk mendapatkannya. di sana untuk terus mencetak gol yang Anda butuhkan."

"Dia menjalani musim yang bagus dalam hal angka musim lalu tetapi Anda harus melakukannya secara teratur, terutama ketika Man United mencetak banyak gol," terang Shearer.

Top skorer sepanjang masa Newcastle United itu juga menilai sulit bagi Martial untuk konsisten mencetak gol jika ia terus bermain melebar, namun jarang melakukan penetrasi atau berada di kotak penalti untuk mencetak gol.

“Hanya empat gol liga musim ini, pergerakan tidak cukup, dia jelas tidak cukup berjuang untuk mencetak gol," tambah Shearer.

"Ketika Anda melihat posisinya, dia menghabiskan terlalu banyak waktu (bermain melebar) ketika Anda membutuhkan seseorang di dalam kotak penalti. Tidak sekali pun dia berusaha mendekati kotak itu untuk mencetak gol."

"Dia menghabiskan terlalu banyak waktu di luar sana (melebar), tidak ada titik fokus, tidak ada orang di sana yang menahan bola. Dia harus menyadari bahwa dia harus keluar dari sana dan masuk ke dalam kotak penalti."

"Saya pikir itu tidak cukup berarti baginya untuk memasukkan bola itu ke belakang gawang. Dia hanya pernah mencetak lebih dari 20 gol dalam satu musim sekali. Dan itu bukan hanya gol liga," pungkas Shearer.