BolaSkor.com - Persebaya Surabaya kerap menyumbangkan pemain ke Timnas Indonesia. Terutama para pemain yang beroperasi di lini belakang. Situasi ini membuat pelatih Persebaya Aji Santoso memprioritaskan posisi bek bakal diisi pemain asing.

Saat ini, tiga pemain belakang Persebaya mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan (TC) timnas untuk menghadapi pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022. Ketiganya adalah Rachmat Irianto, Arif Satria dan Koko Ari Araya. Mereka menjalani TC sejak (1/5) kemarin.

“Tentu saja kami tetap support terhadap timnas, karena itu merupakan salah satu prestasi tertinggi dari pemain menjadi pemain nasional,” beber Aji Santoso.

Baca Juga:

Persebaya Putuskan Nasib Pemain Trial pada Pekan Depan

Tutup Pintu bagi Mantan, Persebaya Datangkan Pemain Asing Baru

Kendati demikian, Aji Santoso tak memungkiri dengan kerapnya pemain bertahan Bajol Ijo dipanggil timnas, membuatnya harus melakukan penyesuaian. Termasuk dalam perekrutan pemain asing. Dia memastikan posisi bek akan diperkuat pemain asing.

“Saya sudah berkomunikasi dengan manajemen, akan menggunakan pemain belakang asing juga. Kami akan antisipasi kalau ada pemain Persebaya yang dipanggil Timnas Indonesia. Jadi kami tidak akan terlalu kebingungan,” kata Aji.

Bukan tanpa alasan Aji merasa khawatir. Pasalnya, bukan kali ini saja pemain-pemain belakang Persebaya dipanggil membela tim Garuda. Jika kehilangan Rachmat Irianto, Arif Satria dan Koko Ari ditambah stopper muda Rizky Ridho Ramadhani, maka Persebaya hanya tinggal memiliki Mokhamad Syaifuddin.

“Kalau pelaksanaan kompetisi tidak bentrok dengan jadwal timnas, tentu aman. Tapi, kalau ada yang bentrok, ya saya siapkan rencana lainnya,” terang mantan pelatih Persela Lamongan itu.

Aji Santoso mengaku rencana memboyong pemain belakang asing mendapat dukungan manajemen Persebaya. Menurutnya, para pemain asing bidikan Persebaya akan tiba setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Dari komunikasi dengan manajemen, Insya Allah bisa mem-backup keinginan teknis dari tim pelatih,” pungkas pelatih berusia 51 tahun ini. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)