BolaSkor.com - Disadari atau tidak penyerang asal Belgia berusia 28 tahun, Michy Batshuayi, saat ini masih berstatus pemain Chelsea - meski tak memiliki nomor punggung. Secara halus, The Blues tidak lagi membutuhkan servisnya dan menjualnya.

Batshuayi sudah membela Chelsea sejak 2016 pasca ditransfer dari Olympique Marseille. Enam tahun berselang Batshuayi lebih banyak dipinjamkan ke Borussia Dortmund, Valencia, Crystal Palace (dua kali), dan terakhir ke Besiktas.

Batshuayi pun mengenang masa lalunya di Chelsea ketika tim masih dilatih Antonio Conte, serta memiliki pemain seperti Diego Costa dan Romelu Lukaku. Mengenai Costa, Batshuayi mengakui punya masalah dengannya - persaingan hingga ia jarang main.

Baca Juga:

Antonio Conte Ungkap Alasan Romelu Lukaku Kembali ke Inter Milan

3 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Cesare Casedei, Frank Lampard-nya Italia

Ada Udang di Balik Batu, Chelsea Mau Bayar Mahal Bintang Muda Inter karena Lukaku

"Saya tak bisa berbicara tanpa tahu mengenai Romelu, tapi bagi saya sudah sangat jelas: masalahnya adalah Diego Costa. Kala itu, saya pikir tidak ada pemain yang dapat melengserkannya. Dan di musim kedua saya, ketika saya menjalani pramusim dengan baik, (Alvaro) Morata datang," tutur Batshuayi kepada Voetbal Magazine.

"Jadi di saat itu sangat rumit. Tapi setelahnya, meski itu terjadi, setiap kali saya bermain saya mencetak gol. Faktanya, cukup aneh dikatakan, tapi tim sangat kuat hingga mudah mencetak gol. Ketika Anda bermain dengan pemain-pemain tertentu, segalanya jadi mudah."

Isu lain yang dibahas Batshuayi adalah Conte yang memenangi titel Piala FA dan Premier League kala melatih Chelsea. Batshuayi heran dengannya, sebab Conte menjanjikannya bermain tapi pada akhirnya ia tidak bermain - Batshuayi kala itu hanya tampil tiga kali di Premier League.

“Dia (Conte) mengatakan segalanya dan kebalikan dari segalanya. Ketika saya tiba untuk pertama kalinya, dia menelepon saya, kami mengobrol panjang lebar, dan dia mengatakan kepada saya bahwa rencananya adalah saya bermain di depan dengan Diego Costa," terang Batshuayi.

“Apakah saya percaya padanya? Tentu saja, karena sepanjang kariernya Conte selalu bermain dengan dua striker (pada taktik 3-5-2). Kecuali di Chelsea bersama saya! Saya tidak paham."

“Dan saya yakin kami akan menjalani musim yang hebat bersama. Tetapi karena klub bermain baik, saya bahkan tidak bisa mengatakan apa-apa. Kalau tidak, orang akan mengatakan bahwa pria itu marah, bahwa dia hanya memikirkan dirinya sendiri. Yang benar adalah bahwa saya telah banyak dikacaukan," urai dia.