BolaSkor.com - Dalam kondisi saat ini tak mudah membendung kekuatan penuh Liverpool, khususnya saat laga berlangsung di Anfield. Tengok saja Manchester United yang kalah 0-4 di sana setelah kalah 0-5 di Old Trafford.

Liverpool memiliki segudang amunisi dan cara untuk mencetak gol ke gawang lawannya. Tak ayal kebanyakan lawan-lawan yang keluar dari Anfield membawa pulang kekalahan dan hasil yang buruk.

Situasi berbeda terjadi kepada Tottenham Hotspur. Pada pekan 36 Premier League di Anfield, Minggu (08/05) dini hari WIB, Tottenham mampu memaksa hasil imbang 1-1 untuk tuan rumah melalui kegigihan mereka bermain.

Tottenham bertahan dengan 34 persen penguasaan bola serta melepaskan delapan tendangan, tiga tepat sasaran, dan mampu mengonversi satu gol dari Son Heung-min (56') sebelum dibalas gol Luis Diaz (74').

Baca Juga:

Berkaca dari Liverpool, Conte Punya Syarat agar Bertahan Lama di Tottenham

Tiga Permintaan Antonio Conte untuk PSG

Liverpool Disarankan Rekrut Son Heung-min

Hasil imbang itu bisa jadi krusial bagi Liverpool yang masih bertarung merebutkan titel Premier League, sementara Tottenham dalam perebutan empat besar melawan Arsenal.

Gol dari Son spesial. Penyerang asal Korea Selatan (Korsel) mencetak gol ke-20 dan itu dilakukannya dari permainan terbuka, tanpa gol penalti, menjadikannya satu-satunya pemain yang melakukannya.

Son juga menjadi pemain kedua Tottenham yang mencetak 20 gol atau lebih di satu musim Premier League dari permainan terbuka. Hebatnya lagi itu jadi gol ke-12 Premier League Son yang dicetak dengan kaki terlemah.

Catatan apik bukan hanya dimiliki Son, sebab Antonio Conte - pelatih Spurs - juga memilikinya. Conte, menurut Opta, hanya sekali kalah dari enam laga Premier League lawan Liverpool (sekali menang, empat kali imbang).

Conte juga tetap tak terkalahkan lawan Liverpool di Anfield di Premier League (imbang tiga kali). Selain itu untuk kali pertama sejak Oktober 2021 Liverpool gagal menang di Anfield pada ajang Premier League. Dalam kurun waktu tersebut Liverpool mencetak 36 gol, kebobolan tiga gol, dan mencatatkan clean sheets 10 kali.

"Di satu sisi saya pikir kami harus puas karena tidak mudah bermain pada momen ini melawan tim yang luar biasa, terutama di Anfield dengan atmosfer yang luar biasa dan banyak kebisingan. Itu tidak sederhana," tutur Conte.

"Melawan Liverpool, melihat para pemain Liverpool berlari dan memiliki banyak energi meski bermain setiap tiga hari sungguh luar biasa. Saya pikir mereka pantas mendapatkan semua yang mereka capai musim ini," urai dia.