BolaSkor.com - Dilansir oleh Daily Mail, Formula 1 selangkah lagi mencapat kata sepakat untuk menggelar lomba di negara baru pada tahun 2021. Negara tersebut adalah Arab Saudi.

Menurut sumber ini, kesepakatan Arab Saudi dengan para pemangku kepentingan di F1 sangat fantastis yaitu mencapai 50 juta poundsterling atau mencapai Rp 892 miliar setiap musimnya.

Baca Juga:

Musim Perdana di Ferrari, Charles Leclerc Belajar Banyak dari Sebastian Vettel

Ternyata Ini Alasan Red Bull Perpanjang Kontrak Max Verstappen Saat F1 2020 Belum Dimulai

Angka fantastis tersebut terlihat kecil bagi Arab Saudi karena mereka disokong perusahaan minyak milik negara, Aramco, yang diklaim sebagai perusahaan terkaya di dunia.

Arab Saudi sendiri belum memiliki sirkuit permanen. Konon lomba pada musim 2021 bakal terlebih dahulu berlangsung di sirkuit jalan raya Jeddah.

Baru satu musim berikutnya lomba digelar di sirkuit permanen yang nantinya akan dibangun negara Timur Tengah ini. Kabar ini tentu sangat mengejutkan.

Karena sebelum kabar Arab Saudi muncul, F1 juga telah mencapai kata sepakat dengan Miami, Amerika Serikat untuk menghelat lomba di sirkuit jalan raya pada tahun 2021.

Patut ditunggu apakah Miami dan Arab Saudi bakal masuk kalender F1 secara bersama-sama. Karena F1 2020 saja sudah menggelar 22 lomba.

Jika benar, maka anggapan Arab Saudi sebagai negara motorsport semakin terbukti. Karena tahun ini, mereka untuk kali pertama bisa menggelar Reli Dakar. Sebelumnya Formula E, ajang balap kursi tunggal bertenaga listrik juga sudah digelar di Riyadh.*

Baca Berita Selengkapnya soal F1 Lainnya di KabarOto.com