BolaSkor.com - Arema FC menempuh kebijakan khusus pasca sebagian pemainnya terindikasi mengalami positif COVID-19. Tim Singo Edan lalu memisahkan sebagian skuatnya menjadi dua.

Sebagian pemain yang terindikasi covid, menjalani program yang dipimpin Eduardo Almeida, FX Yanuar Wahyu Pribadi, Felipe Americo (pelatih kiper) selama bertahan di Bali.

Sebagian pemain lagi mayoritas lokal, diberi waktu libur dengan pulang ke rumah masing-masing. Untuk program ini, tiga asisten pelatih yakni Kuncoro, Siswantoro dan Singgih Pitono serta Jarot Supriyadi (pelatih kiper) menjadi pengawas.

"Manajemen memberi apresiasi kepada pemain untuk menentukan program di masa jeda FIFA Matchday ini dengan kesempatan berkumpul bersama keluarga, atau tetap stay di Bali," ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Baca Juga:

Persija Jamin Posisi Sudirman Aman Sampai Akhir Musim

Lima Pemain Arema FC Positif COVID-19, Skuat Persib Dapat Peringatan

Skenario ini dimaksudkan agar kondisi kesehatan semua pemain bisa benar-benar fit saat kembali bersiap pada Sabtu (22/1) sejak diliburkan pada Rabu (19/1).

Sedangkan sejumlah pemain yang terindikasi positif covid, bisa berangsur menuju kesehatan normal. Saat ini, mereka dikonfirmasi menjalani karantina secara terpisah.

"Coach (Eduardo) Almeida tetap menjalankan program yang ketat secara teknis. Demikian pula tim dokter Arema juga mendampingi program latihan yang menjalankan regulasi prokes (protokol kesehatan)," imbuh Sudarmaji.

Seperti diketahui, sejumlah pemain asing maupun lokal Arema FC tampak menghilang dari DSP pada pertandingan melawan PSIS Semarang Senin (17/1). Kecuali Muhammad Rafli yang sedang izin urusan pribadi, mereka yang absen adalah Adilson Maringa, Fabiano Beltrame, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi, Carlos Fortes dan Rizky Dwi Febrianto. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)