BolaSkor.com - Arema FC menyambut datangnya bulan suci Ramadan dengan meliburkan seluruh aktivitas pemain dari lapangan hijau, pasca menggelar rangkaian program latihan yang fokus pada penguatan fisik.

Metode itu dianggap cukup tepat, setelah Johan Al Farizi dkk terhenti dari persaingan babak penyisihan grup Piala Menpora 2021. Hanya libur tiga hari, mereka kembali berpeluh keringat dalam program latihan di Malang sejak Sabtu (3/4) lalu.

Menariknya, tim pelatih langsung fokus pada pembenahan kebugaran fisik pemain. Termasuk saat membawa mereka menjalani pemusatan latihan di Kawasan Wisata Pantai Nganteb Kabupaten Malang, Jumat (9/4) lalu.

Baca Juga:

Pelatih Bali United Akui PSS Sleman Lebih Jago Eksekusi Penalti

Arema FC Lirik Pelatih Lokal dengan Standar Tinggi

"Tujuannya semata-mata untuk menjaga kebugaran pemain tetap stabil. Karena kalau tidak begini, kondisi mereka akan turun drastis," ucap Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro seusai latihan pada Senin (12/4).

Sementara pemberian libur satu pekan dimaksudkan agar semua pemain tetap dapat modal dari segi fisik. Supaya saat kembali menggelar latihan lagi, kebugaran mereka tetap ada dan tinggal ditingkatkan secara bertahap.

"Setelah libur satu Minggu, latihan berjalan lagi. Puasa jelas intensitasnya menurun, tapi tujuannya sama, untuk maintenance (penjagaan)," imbuh Kuncoro.

Ia juga mengakui, bahwa ada sisi positif dari tersingkirnya tim di Piala Menpora 2021. Setidaknya, pemain mendapat evaluasi terhadap chemistry dan kebugaran fisik.

"Mereka sudah dapat dalam tiga kali pertandingan. Oleh karena itu, tentu sayang jika kebugaran yang bagus dari turnamen hilang dan harus dimulai lagi," tutup Kuncoro. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)