BolaSkor.com - Harapan Arema FC meraih trofi dalam ajang pra musim kompetisi akhirnya batal terlaksana. Kekalahan 2-4 dari Persebaya Surabaya, memastikan langkah Arema FC terhenti di babak semifinal Piala Gubernur Jatim.

Meski kalah secara hasil akhir, namun Mario Gomez memiliki pandangan berbeda. Ia menganggap anak asuhnya tidak selayaknya kalah dibanding Persebaya, dengan mengacu pada jalannya pertandingan.

"Tentu saja sangat berat bagi kami. Bermain dengan 10 pemain melawan 11 pemain, sudah pasti sangat berat," tutur Pelatih Arema FC, Mario Gomez dalam konferensi pers di Stadion Soepriadi Kota Blitar, Selasa (18/02).

"Padahal ketika pemain sama-sama 11, kami lebih unggul dibandingkan mereka," tambah mantan Pelatih Borneo FC dan Persib Bandung itu.

Baca Juga:

Resmi, Final Piala Gubernur Jawa Timur 2020 di Pindah ke Stadion Delta Sidoarjo

Dua Kartu Merah Keluar, Persebaya Tekuk Arema FC 4-2 untuk Tantang Persija di Final

Tim Singo Edan memang terperosok ke dalam blunder konyol, ketika harus kehilangan satu pemain saat pertandingan baru berlangsung 17 menit. Jonathan Bauman diusir langsung oleh wasit Fariq Hitaba akibat pelanggaran tanpa bola terhadap pemain Persebaya.

Imbas dari kesalahan itu, keunggulan Arema FC pun menjadi percuma. Gol cepat Johan Al Farizi pada menit ketiga, dibalikkan Persebaya melalui gol David Da Silva dan Mahmoud Eid setelah unggul satu pemain.

"Kami hanya bisa tampil bagus pada 10 menit pertama, terutama ketika komposisi pemain berimbang," tandas pelatih berpaspor Argentina tersebut.

Momen mengejar gol sempat kembali membuka asa Arema FC di paruh kedua, setelah Persebaya juga bermain 10 orang dari kartu merah Abu Rizal Maulana menit 60. Namun, Persebaya sudah terlanjur unggul mental dengan menambah dua gol dari David Da Silva dan Irfan Jaya, dan hanya dibalas oleh lesakan Elias Alderete. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)