BolaSkor.com - Arema FC langsung menjawab terkait tudingan terkait menunggak pajak hiburan dari gelaran pertandingan sepak bola di Liga 1. Tim Singo Edan cukup menyesalkan terkait beredarnya pemberitaan tersebut.

Dalam sebuah pemberitaan, Pemerintah Kabupaten Malang melalui sang Bupati, Sanusi menagih pajak hiburan atas sejumlah pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan. Jumlah yang belum dibayarkan hingga saat ini disebut lebih dari Rp1 Miliar.

"Tidak pernah Bupati Malang menagih Arema FC, karena memang tidak ada tunggakan. Justru, Pemkab Malang memberi kemudahan dengan memberikan akses keringanan pajak. Kontribusi Pemkab Malang ke Arema FC sangat besar," ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji dalam rilisnya Rabu (5/10).

Baca Juga:

Kisah Elmiati, Kehilangan Suami dan Sang Buah Hati dalam Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan Jadi Momentum Pembenahan Sepak Bola dan Perdamaian Suporter Indonesia

Pihaknya lantas mempertanyakan terkait sumber pemberitaan yang mengabarkan bahwa Arema FC menunggak pajak.

"Memang butuh kajian dan pembahasan terkait kontribusi pajak dan selama gelaran sepak bola digelar kembali, bersyukur diberikan kelancaran dalam pengurusannya," tandas Sudarmaji.

Arema FC pun menilai peredaran kabar itu tidak etis, lantaran masih dalam berduka. Klub juga masih berusaha keras menyelesaikan kewajiban terhadap para keluarga korban dari kerusuhan yang terjadi setelah Derbi Jatim antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) lalu.

"Seluruh keluarga besar Arema FC, Aremania dan masyarakat saat ini tengah berduka. Jadi sangat disayangkan jika ada informasi yang belum jelas kebenarannya beredar," tuntasnya. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)