BolaSkor.com - Manajemen Arema FC tetap berpegang teguh pada sikap awalnya, saat memilih Mario Gomez pada awal pembentukam tim, Januari lalu. Yaitu dengan menjamin posisi sang pelatih tetap aman hingga berakhirnya kompetisi Liga 1.

Hal itu ditegaskan oleh Ruddy Widodo, guna menyikapi banyaknya suara miring terhadap Mario Gomez. Kritik tajam sempat mengemuka, atas deretan hasil kurang positif yang diraih Arema FC pada tiga pekan awal kompetisi.

"Tidak ada (peringatan) itu. Kami sangat percaya kepada pelatih, bahwa tim ini sedang menjalani proses. Lagipula, perjalanan masih jauh," beber General Manager Arema FC tersebut.

Baca Juga:

Seluruh Pemain PSIS Semarang Akan Tes Virus Corona Setelah Liburan

Pemain Persija Dilarang ke Tempat Keramaian untuk Cegah Virus Corona

Seperti diketahui, skuat tim Singo Edan tengah dihampiri kritik setelah kekalahan yang dialami saat menantang PSIS Semarang, Sabtu (14/3) lalu. Kekalahan 0-2 itu melengkapi torehan serupa saat menjamu Persib Bandung (1-2) meski di pekan pertama sukses mengalahkan TIRA-Persikabo dengan skor 2-0.

Dua hasil minor itu yang kemudian melemparkan Arema FC dari jajaran papan atas. Dendi Santoso dkk kini terdampar di peringkat ke-12 klasemen Liga dengan hanya meraup 3 poin, jauh di bawah Persib Bandung (9) dan Bali United (7) di puncak klasemen.

"Secara hasil, memang kurang memuaskan. Tetapi kami melihat dasar permainan tim ini sudah berubah. Pakem dengan karakter yang ngeyel dan pantang menyerah itu sudah tampak," tandasnya.

Mario Gomez sendiri sudah menyandang target tinggi di Arema FC. Pelatih berpaspor Argentina itu diharapkan membawa kembali Arema ke kompetisi level Asia pada musim depan. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)