BolaSkor.com - Arema FC tampak tak mau terpecah fokusnya atas beredarnya isu tentang penundaan jadwal di Liga 1. Isu itu mencuat, seiring surat edaran PT Liga Indonesia Baru yang mengadakan emergency meeting di Bali pada 12 Oktober nanti.

Pengamanan dalam acara pelantikan presiden menjadi penyebabnya. Meski isu yang berkembang ke permukaan itu juga belum bisa dipastikan kebenarannya maupun hanya hembusan kabar biasa.

"Sampai kini, fokus tim masih mengacu pada jadwal awal. Kami tunggu saja hasil pertemuan nanti, bagaimana," tutur General Manager Arema FC, Ruddy Widodo.

Baca Juga:

Bali United Kalahkan Persebaya 6-0, Arema FC Hanya Menang Tipis atas PSM di Liga 1 Putri 2019

Hamka Hamzah Perbanyak Daftar Pemain Arema FC yang Dibebat Cedera

Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa isu penundaan jadwal yang tengah mencuat juga tidak bisa disalahkan. Hal itu diperkuat dengan belum adanya kepastian jadwal Arema FC pasca jeda di pekan depan.

Pada jadwal berikutnya, tim Singo Edan menjalani dua kali away ke markas PSM Makassar dan Persipura pada 16 dan 20 Oktober. Belum lagi jadwal pengganti kontra Persib Bandung, yang seharusnya digelar pada 28 September, namun tertunda dengan pertimbangan keamanan.

"Jangan kan melawan Persib. Jadwal kami yang tanggal 16 dan 20 saja belum pasti juga," imbuhnya.

"Tapi lebih baik kami menunggu saja hasil pertemuan di Bali itu bagaimana. Kalau pun kompetisi sampai mundur atau ada opsi lainnya, kami siap saja," tutur Ruddy.

Tim besutan Milomir Seslija masih fokus dalam mempersiapkan tim jelang away ke Makassar, 16 Oktober nanti. Oleh karena itu, berbagai isu yang berkembang liar, coba untuk diredam agar fokus pemain tidak terbagi. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)