BolaSkor.com - Setelah enggan berkomentar, Arema FC akhirnya buka suara dalam menyikapi rencana pemotongan dana subsidi untuk kompetisi Liga 1 yang mencapai lebih dari 30 persen dari jatah semula.

Seperti suara mayoritas tim kontestan Liga 1, Arema FC tetap menuntut besaran subsidi untuk Bulan Maret dibayarkan secara penuh yaitu Rp520 juta alias sesuai dengan kesepakatan.

Rencana pemotongan dana subsidi itu memang dilakukan secara sepihak oleh PT Liga Indonesia Baru. Namun, PSSI segera menindaklanjuti SK tersebut dengan tetap menuntut operator kompetisi Liga 1 dan Liga 2 itu untuk membayar subsidi sesuai komitmen awal.

Baca Juga:

Persib Bandung Tak Masalah Subsidi Liga 1 Dipotong asal PT LIB Transparan

Persipura Putuskan Hak Berupa Subsidi Tahap Kedua Liga 1 Disumbangkan ke Gugus Tugas COVID-19

"Kami sepakat dengan PSSI, terutama lewat surat dari sekjen dalam menanggapi surat (rencana pemotongan subsidi) dari LIB," tutur General Manager Arema FC, Ruddy Widodo kepada media di Malang.

Pada SK itu, LIB hendak mencairkan subsidi klub Liga 1 untuk Bulan Maret sebesar Rp350 juta dari yang seharusnya Rp520 juta. Sementara untuk Liga 2 akan dibayar Rp100 juta dari Rp250 juta yang seharusnya menjadi hak setiap klub.

"Kami merasa, surat PSSI itu mampu mewakili perasaan kami, sebagai klub (anggota federasi)," tambahnya.

Arema FC dan 17 klub lainnya di Liga 1 sebelumnya sudah menerima subsidi sebesar Rp520 juta untuk Februari lalu. Artinya, masih ada 9 termin pencairan lagi dari total dana subsidi sebesar Rp5,2 Miliar per musim kompetisi. (Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)