BolaSkor.com - Arema FC menilai sudah melakukan semua hal sesuai dengan standar prosedur yang diberlakukan, saat menggelar Derbi Jatim melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10).

Pihak klub menepis anggapan jika panitia pelaksana (panpel) mencetak jumlah tiket pertandingan melebihi kapasitas di Stadion Kanjuruhan. Pada pertandingan itu, panpel mencetak tiket sebanyak 42 ribu lembar.

Namun, data jumlah penonton yang dihimpun Liga Indonesia Baru (LIB) berbeda. Operator Kompetisi Liga 1 itu pada situsnya mencantumkan jumlah penonton adalah 42.588 orang alias 102 persen.

Baca Juga:

18 Anggota Polisi Diperiksa dan 9 Komandan Brimob Dinonaktifkan Buntut Tragedi Kanjuruhan

Imbas Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang

"Faktanya, tidak ada penonton yang meluber hingga area setelban selama pertandingan berlangsung dari awal sampai akhir. Bisa dilihat dari video yang beredar maupun tayangan televisi," ujar Media Officer Arema FC, Sudarmaji dalam jumpa pers di Malang, Senin (3/10).

Oleh karena itu, Arema FC tidak sepakat dengan anggapan overload terhadap kehadiran penonton. Pihak klub juga mengaku sudah menjalankan semua hal yang berkaitan dengan pertandingan sesuai prosedur.

"Kalau (asumsi penonton melebihi kapasitas stadion) itu, sudah pasti ada penonton yang meluber hingga area setelban. Tapi luberan penonton itu ada di tribun berdiri," jelas Sudarmaji.

"Sementara untuk prosedur kemananan, dijalankan oleh pihak lain. Kami manajemen klub dan kepanpelan, fokus pada pelaksanaan pertandingan sesuai round down (urutan acara)," tandasnya. (Laporan Kontributor Bimaswara Dumugi/Malang)