BolaSkor.com - Arema FC menerapkan kebijakan secara khusus pada kontrak kerja Carlos Carvalho de Oliveira. Klub mengacu pada instruksi PSSI, yang memberlakukan dua surat keputusan selama masa pandemi COVID-19 saat ini.

Seperti diketahui, Carlos Carvalho akan memimpin perjalanan Dendi Santoso dkk dalam lanjutan Liga 1 nanti. Kompetisi kasta tertinggi tanah air itu sendiri akan berlangsung sejak Oktober 2020 hingga Februari 2021 nanti.

Kebijakan ini pun berada di luar kebiasaan umum tim Singo Edan, yang konsisten mengikat pelatih maupun pemain selama satu musim kompetisi dengan durasi 10 sampai 12 bulan.

Baca Juga:

Liga 1 Tanpa Degradasi, Carlos Carvalho Patok Target di Arema FC

Carlos Carvalho, Pelatih Anyar Arema FC yang Seumur Jagung di Liga Vietnam

"Durasi kontraknya tentu mengikuti masa kompetisi berlangsung, yakni enam bulan (mulai September 2020 hingga 2021)," ujar General Manager Arema FC, Ruddy Widodo pada Kamis (17/9).

"Tapi ada opsi perpanjangan, bergantung performa yang ditampilkan tim. Jika kinerja pelatih sesuai ekspektasi kami, bisa jadi berlanjut musim depan," imbuhnya.

Hal serupa juga diterapkan Arema FC pada gaji pelatih kelahiran Brasil, 59 tahun tersebut. Klub tetap berpegang teguh pada dua SK PSSI bernomor 48 dan juga 53, terkait acuan gaji pada anggota tim di masa pandemi.

Sehingga, Carlos Carvalho de Oliveira tidak akan menerima nominal kontrak secara utuh, sesuai yang dimintanya. Namun dipangkas 50 persen, dan dibagi ke dalam 6 bulan durasi kontrak kerja sebagai gajinya.

"Untuk gaji pelatih, harganya ya harga pandemi lah. Yang jelas, kami mengikuti SKEP dari federasi itu," pungkas Ruddy Widodo.(Laporan Kontributor Kristian Joan/Malang)