BolaSkor.com - Hasil kurang maksimal diraih Arsenal saat menjamu Slavia Praha pada leg pertama perempat final Liga Europa 2020-2021. Manajer The Gunners, Mikel Arteta menyambutnya dengan perasaan yang campur aduk.

Dalam laga yang berlangsung di Emirates Stadium, Arsenal dan Slavia praha bermain imbang 1-1. Ironisnya, kemenangan tuan rumah dibatalkan lewat gol di menit-menit terakhir.

Arsenal memang lebih menguasai permainan. Sementara Slavia Praha mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang tuan rumah.

Baca Juga:

Perempat Final Liga Europa: Arsenal Tertahan, Manchester United Bungkam Granada

Arsenal Ingin Bajak Jesse Lingard

Cedera Lutut, David Luiz Butuh Operasi

Mikel Arteta

Duel kedua tim berlangsung alot. Terbukti, Arsenal baru bisa membuka keunggulan hanya empat menit sebelum waktu normal berakhir.

Nicolas Pepe membobol gawang Ondrej Kolar dari jarak dekat dengan sangat tenang usai mendapat umpan matang dari Pierre-Emerick Aubameyang. Sayang, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan Arsenal.

Slavia Praha mampu mencetak gol balasan pada masa injury time. Berawal dari situasi sepak pojok, Tomas Holes menanduk bola liar tanpa mampu diantisipasi Bernd Leno.

Arteta menilai tim asuhannya bermain baik dalam pertandingan ini. Skema yang direncanakannya untuk meredam kekuatan Slavia Praha mampu dijalankan.

Namun gol balasan Slavia Praha benar-benar merusak suasana hatinya. Hal itu memang mengancam peluang Arsenal untuk melaju ke semifinal.

"Pertandingan berada di bawah kendali. Kami mendapatkan gol yang diinginkan tetapi kami juga melewatkan beberapa peluang besar," kata Arteta kepada BT Sport.

"Kami memainkan dua atau tiga bola yang seharusnya tidak kami lakukan hingga membuat kebobolan dari tendangan sudut. Hal tersebut memang bisa terjadi tapi itu mengubah perasaan setelah pertandingan."

Puji Slavia Praha

Meski kecewa, Arteta tak ragu untuk memberikan pujian kepada sang lawan. Slavia Praha dianggapnya membuktikan diri tidak kebetulan bisa sampai ke perempat final.

"Mereka lawan yang bagus dan telah mengalahkan beberapa tim besar dan sangat sulit untuk dihadapi. Mereka memiliki banyak situasi man-to-man dan Anda harus mengatasinya," tambahnya.

Hasil imbang ini memang memperpanjang rekor fantastis Slavia Praha. Wakil Republik Ceko tersebut belum pernah menelan kekalahan sejak pergantian tahun.