BolaSkor.com - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, menuturkan teori unik soal kepergian Serge Gnabry dari Arsenal pada 2016 ke Werder Bremen. Pelatih asal Prancis itu menilai Gnabry pergi karena manipulasi Bayern Munchen.

Nama Gnabry, 24 tahun, tengah menjadi buah bibir di Eropa berkat torehan empat golnya ke gawang Tottenham Hotspur di Liga Champions dan membawa Bayern menang 7-2. Media sosial membahasnya semakin dalam karena Gnabry eks pemain Arsenal, rival sekota Tottenham.

Namun beberapa orang lainnya menilai Arsenal juga 'bodoh' melepas Gnabry yang kini jadi andalan Niko Kovac di Bayern. Seperti diketahui, Gnabry mantan pemain Arsenal dari medio 2011-2016, sempat semusim dipinjamkan ke West Bromwich Albion.

Kepergiannya terjadi ketika Arsenal dilatih Wenger. Gnabry hengkang ke Bremen karena jarang bermain di tim utama Arsenal. Wenger pun memiliki teorinya sendiri yang menjadi penyebab alasan Gnabry pergi ke Jerman pada 2016.

Baca Juga:

Serge Gnabry, Jiwa Merah The Gunners di 'Derby London Utara'

5 Pemain yang Singkirkan Serge Gnabry di West Bromwich

Gnabry Bikin Pelatih yang Pernah Menyiakannya Terkagum-kagum

Serge Gnabry

"Kami mencoba untuk memperpanjang kontraknya sejak lama dan saya pikir Bayern memanipulasinya di belakang layar, apabila dia (Gnabry) pergi ke Bremen maka dia akan bergabung dengan Bayern setelahnya," ungkap Wenger kepada beIN Sports.

"Dia selalu jadi pemain yang sangat bertalenta yang kurang kepercayaan diri di beberapa tahapan, tapi kami selalu berpikir kami punya pemain yang dapat meraih banyak hal."

"Dia kembali dari pengalaman yang sangat buruk (dipinjamkan) di West Brom saat kepercayaan dirinya hancur. Saya mencoba menguatkannya lagi karena saya punya keyakinan kepadanya," terang pelatih berusia 69 tahun tersebut.

Mengenai kekalahan telak Tottenham, Wenger menilai malam itu jadi malam terbaik Bayern dan malam yang buruk bagi Tottenham Hotspur.

"Mereka (Bayern) baru menang 3-0 di Paderborn, Anda tidak akan menduga mereka akan datang dan mencetak tujuh gol tandang di Tottenham," imbuh Wenger.

"Saya pikir itu salah satu malam saat segalanya berjalan baik untuk Anda dan segalanya berlawanan dengan Tottenham," pungkasnya.