BolaSkor.com - Selama 22 tahun berkarier melatih Arsenal, Arsene Wenger sudah merasakan momen naik-turun. Dua momen terbaiknya terjadi saat ia meraih double winners Premier League dan Piala FA, pada tahun 2002 dan 2004. Khususnya pada tahun 2004.

Wenger membentuk skuat The Gunners yang tidak pernah kalah sepanjang musim Premier League. Mereka dijuluki The Invincibles dan dihuni pemain-pemain legendaris Arsenal seperti Thierry Henry, Patrick Vieira, Sol Campbell, Ashley Cole, dan Dennis Bergkamp.

Wenger, 68 tahun, juga telah menanamkan pondasi dasar Arsenal yang menjadi tradisi dalam pengembangan pemain muda, serta menjaga keuangan klub tetap sehat, hingga Arsenal bisa membangun Emirates Stadium - stadion baru setelah Highbury. Dua dekade loyalitas Wenger itu pun mencapai klimaksnya tahun ini.

Manajer asal Prancis tersebut memutuskan hengkang di akhir musim. Aksi protes dari fans yang memprotes kemunduran Arsenal beberapa musim terakhir ini, merupakan salah satu alasan penyebab mundurnya Arsenal.

Dari banyaknya momen-momen yang sudah dialami Wenger, ada satu penyesalan terbesarnya yang dirasakannya. Satu penyesalan itu adalah kegagalan meraih titel Liga Champions. Wenger nyaris melakukannya di final Liga Champions 2006.

Kala itu, Arsenal sudah mencapai final. Namun, pada akhirnya kalah 1-2 dari FC Barcelona setelah Arsenal bermain dengan 10 pemain, pasca Jens Lehmann diusir wasit di babak pertama.

"Penyesalan terbesar saya adalah saya tidak memenangi Liga Champions untuk Arsenal. Saya hanya berjarak 13 menit untuk memenanginya. Penyesalan lainnya mungkin dengan cara kami tersingkir oleh Atletico Madrid (di Liga Europa musim ini). Saya masih belum paham bagaimana kami bisa kalah dalam dua leg laga. Kami seharusnya bisa melakukannya setelah laga pertama," sesal Wenger, dilansir dari London Evening Standard, Minggu (13/5).

Mungkin, peruntungan Arsenal yang terakhir meraih titel Premier League pada tahun 2004, bisa lebih baik musim depan tanpa Wenger di area teknis, mungkin saja.