BolaSkor.com - Penyerang sayap Olympique Lyonnais, Memphis Depay yakin Lyon punya asa besar menyingkirkan Juventus dari ajang Liga Champions musim ini.

Lyon akan berhadapan dengan Juventus di leg kedua pada babak 16 besar Liga Champions, 8 Agustus 2020, dini hari WIB. Sebelumnya pada leg pertama Februari 2020, Lyon sukses mengalahkan Juventus dengan skor 1-0.

"Pertandingan pada leg pertama, membuat saya sangat senang dan optimis karena saya melihat semangat dan motivasi dari para pemain," ujar Depay dikutip dari Football Italia.

Saat ini Lyon hanya membutuhkan hasil imbang agar bisa lolos ke perempatfinal. Namun, Juventus dan Lyon memiliki keuntungan tersendiri pada leg kedua nanti.

Baca Juga:

Gelar Scudetto Ketiga Jadi Penanda Komitmen Cristiano Ronaldo bersama Juventus

Alami Penurunan Mentalitas, Juventus Diharapkan Bangkit Kontra Olympique Lyonnais

5 Pelatih yang Cocok Menggantikan Maurizio Sarri di Juventus

Lyon mengalahkan Juventus di leg satu 16 besar Liga Champions

Juventus lebih diuntungkan karena sudah merasakan atmosfer pertandingan kompetitif sebelum terjun di Liga Championn. Tercatat, Juventus akan melakoni 14 pertandingan dengan rincian dua di Coppa Italia dan 12 laga di Serie A sebelum menghadapi Lyon.

"Saat ini situasinya berbeda. Juventus memainkan lebih banyak pertandingan daripada kami. Banyak hal juga yang berbeda dibanding kondisi normal. Tapi di sisi lain, saya juga bisa tampil lagi di Liga Champions, setelah cedera," jelas Depay.

Depay juga mengungkapkan bahwa salah satu aturannya adalah penghapusan sistem dua leg. Saat turnamen sudah memasuki babak perempatfinal dan semifinal seluruh pertandingan akan digelar satu kali saja untuk segera menyelesaikan kompetisi yang sempat tertunda karena pandemi virus corona.

"Sekarang ada aturan baru, yakni satu pertandingan setiap putaran. Jadi siapa pun bisa menjadi favorit. Meski tim muda, kami punya semangat yang tinggi. Kita akan lihat bagaimana hasilnya nanti. Yang jelas, Juventus sangat termotivasi dan tidak takut," lanjut Depay.

Secara tidak langsung, aturan ini membuat semua tim yang lolos untuk berjuang habis-habisan, lantaran tidak ada kesempatan kedua untuk berjuang di babak berikutnya. Semua pertandingan juga akan dipusatkan di Kota Lisbon, Portugal.

Penulis: Alexander Matthew