BolaSkor.com - Mundurnya Ratu Tisha Destria dari kursi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI membuat banyak pihak terkejut. Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Amir Burhanuddin, merupakan salah satu yang menyayangkan keputusan tersebut.

Penunjukkan Gelora Bung Tomo sebagai salah satu venue tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, membuat pria asal Tuban tersebut cukup intens bertemu dengan Ratu Tisha dalam beberapa bulan terakhir. Amir menilai kondisi sepak bola Indonesia saat ini terjadi berkat andil besarnya.

"Ratu Tisha yang membawa keluar PSSI dari kesulitan di waktu itu (setelah pembekuan FIFA). Mulai dari krisis keuangan hingga lost management hingga sekarang PSSI dalam kondisi stabil," ungkapnya.

Baca Juga:

Exco Sebut Kriteria Sekjen Baru PSSI, Tidak seperti Ratu Tisha

Exco PSSI Sebut Yunus Nusi Bisa Jadi Plt Sekjen

"Terbukti dalam kongres terakhir dia mendapatkan standing applause dari seluruh audience. Dari minus 83 milyar rupiah hingga surplus 20 milyar rupiah pada kongres pemilihan ketua umum PSSI kemarin. Seluruh hutang PSSI dari jaman Nurdin Halid juga lunas saat dia menjadi sekjen," imbuhnya.

Namun dirinya memahami bila Ratu Tisha memilih mundur karena sudah tak mampu lagi menjalankan fungsinya sesuai statuta. Tapi Amir meminta Exco PSSI memilih suksesor yang lebih baik dari Ratu Tisha.

"Penggantinya harus lebih baik. Kalau sama bahkan lebih di bawah levelnya dari Ratu Tisha, PSSI mengalami kemunduran. Karena Tisha itu hasil seleksi terbuka dan telah melewati tujuh tahap pemilihan di zaman ketua umum Pak Edy Rahmayadi. Dia juga satu-satunya lulusan FIFA Master di Indonesia dan mampu menguasai delapan Bahasa," pungkasnya. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)