BolaSkor.com - Manchester United menempuh perjalanan sejauh 6.000 mil untuk bermain di Nur-Sultan, Ibu Kota Kazakhstan, melawan Astana di laga kelima grup L Liga Europa, Kamis (28/11) pukul 22.50 WIB. Red Devils di ambang pemecahan rekor.

Ole Gunnar Solskjaer, manajer Man United, mengonfirmasi akan menurunkan tiga pemain muda produk akademi yang akan menjadi debutan di laga nanti: Di'Shon Bernard, Ethan Laird, dan Dylan Levitt. Ditambah Lee Grant, maka sudah empat debutan yang bermain nanti.

Apabila Solskjaer memainkan enam debutan di pertandingan melawan Astana, maka Man United akan mengulangi rekor yang sudah lama terjadi sejak Perang Dunia I atau lebih tepatnya pada Agustus 1921.

Menurut catatan di laman resmi Man United, klub kala itu memainkan Ray Bennion, Frank Brett, Richard Gibson, Arthur Lochhead, dan John Scott, sebagai lima pemain debutan di tim utama ketika menang 5-0 atas Everton di Goodison Park.

Baca Juga:

Jadwal Siaran Langsung Liga Europa: Manchester United, AS Roma, dan Arsenal Disiarkan Televisi Nasional

Manchester United Membutuhkan Lima atau Enam Pemain Baru

Ketika Marcus Rashford Mulai Mempertanyakan Taktik Ole Gunnar Solskjaer

Sesi latihan Manchester United

Pada era modern, catatan terdekat adalah empat debutan di laga pembuka Premier League 2015-16 kontra Tottenham Hotspur di Old Trafford. Louis van Gaal memberikan debut pertama bagi Sergio Romero, Matteo Darmian, Morgan Schneiderlin, Bastian Schweinsteiger, dan Memphis Depay.

"Saya pikir laga nanti akan sangat ketat. Ya kami tahu kami punya beberapa pemain muda dan jika mereka ingin belajar bermain di laga-laga Eropa, ini awalan yang hebat untuk mereka," tutur Solskjaer.

"Semoga saja, para pemain muda saya dapat menciptakan peluang dan mencetak gol, dan Lee bisa menjaga pertahanan karena sejauh ini kami punya rekor bagus dari sisi defensif," lanjut manajer asal Norwegia itu.

Man United telah lolos ke fase 32 besar Liga Europa dan hanya akan berusaha mengejar posisi satu grup L. Pasalnya saat ini, Man United ada di puncak klasemen grup L dengan raihan 10 poin, diikuti oleh Alkmaar (delapan poin), Partizan Belgrade (empat poin), dan Astana (nol poin). Posisi mereka masih bisa direbut oleh Alkmaar jika gagal menang di dua laga tersisa.