BolaSkor.com - Tidak ada ampun. Meski hanya bertajuk laga uji coba pramusim di International Champions Cup, Atletico Madrid tanpa ampun mengalahkan rival sekota, Real Madrid, dengan skor telak 7-3 di MetLife Stadium, Sabtu (27/7).

Empat gol Atletico dicetak Diego Costa (satu penalti), sementara tiga gol lainnya dicetak oleh Joao Felix (8'), Angel Correa (19'), dan Vitolo (70'). Sementara tiga gol Madrid dicetak Nacho Fernandez (59'), Karim Benzema (penalti di menit 85'), dan Javier Hernandez Carrera (89').

Laga bertajuk El Derbi Madrileno itu juga menghasilkan dua kartu merah yang masing-masing diterima Dani Carvajal dan Diego Costa di menit 65. Cukup banyak pelajaran yang dapat dipetik dari laga tersebut.

Salah satunya adalah mencuatnya duet Costa dan Felix. Kendati keduanya diturunkan di posisi yang berbeda oleh Diego Simeone, pelatih Atletico, baik Felix atau Costa memperlihatkan kerja sama yang bagus.

Baca Juga:

Menilik Formasi Lini Depan Atletico Madrid Tanpa Antoine Griezmann

Zinedine Zidane Ungkap Alasan Real Madrid Dibantai Atletico

Pembelaan Sergio Ramos: Real Madrid Anggap Pertandingan Persahabatan, Atletico seperti Final

Joao Felix

Costa turun di lini depan bersama Alvaro Morata dalam taktik 4-4-2. Sementara Felix ditempatkan sebagai penyerang sayap kanan, berdampingan dengan Thomas Lemar, Saul, dan Koke di lini tengah. Felix menjadi penyerang sayap kanan, namun ia selalu melakukan penetrasi ke tengah dari sisi sayap.

Felix, yang memecahkan rekor transfer klub sebesar 126 juta euro, bahkan ketagihan mencetak gol ke gawang Madrid. Menurutnya, meski hanya bertajuk laga persahabatan, menjebol gawang rival sekota selalu jadi hal yang positif.

"Ini positif. Mengalahkan rival Anda selalu bagus dan spesial. Kemenangan ini memberikan kami kepercayaan diri, tapi kami akan terus bekerja seperti yang telah kami lakukan sampai saat ini," ucap Felix, dikutip dari Marca.

"Saya ingin mencetak gol sebanyak mungkin jadi kami bisa mencapai tujuan kami," lanjut pemain berusia 19 tahun itu.

Diego Costa

Kepercayaan diri juga dirasakan Costa. Striker berusia 30 tahun acapkali tampil inkonsisten karena cedera atau akumulasi kartu musim lalu. Empat gol ke gawang Madrid bisa jadi titik kebangkitan pemain keturunan Brasil tersebut.

Menilik performa hebat Costa dan Felix, serta adaptasi bagus rekrutan-rekrutan anyar Atletico Madrid. Hal ini seharusnya jadi pesan bagi rival-rival di LaLiga: waspada, Real Madrid dan Barcelona.