BolaSkor.com - Usianya boleh saja baru berusia 18 tahun, namun soal aksi dan kualitas bermainnya, Vinicius Junior tahu bagaimana cara menjadi idola baru di Santiago Bernabeu. Dampak yang diberikannya kepada penonton mengingatkan akan sosok legenda di usia mudanya, Raul Gonzalez.

Perbandingan dengan Pangeran Bernabeu itu memang prematur saat ini. Vinicius belum meraih apapun bersama Madrid. Baik itu trofi atau penghargaan personal, atau pecahnya rekor-rekor seperti yang pernah dilakukan Cristiano Ronaldo.

Kendati demikian, dari efek bermain yang menyihir fans Madrid, membuat mereka berdiri dari kursi agar tidak ketinggalan aksi sang pemain, Vinicius melakukannya dengan baik.

Vinicius diberikan dua kali kesempatan mentas beruntun sebagai starter oleh Santiago Solari. Teranyar, Real Madrid menang telak 3-0 melawan Leganes di leg satu 16 besar Copa del Rey, Kamis (10/1) dini hari WIB.

Baca Juga:

Man City Pesta 9 Gol, Brahim Diaz Mainkan Debut di Real Madrid

3 Alasan Vinicius Layak Jadi Starter di Real Madrid ketimbang Bale

Torehan Spesial Vinicius Junior di Malam Kelabu Real Madrid

Vinicius Junior

Vinicius mencetak satu gol di laga itu dan tidak egois mengonversi peluang kedua, yang sedianya dapat berbuah gol kedua bagi Madrid. Alih-alih melakukannya, eks pemain Flamengo memberikan bola kepada Lucas Vazquez dan kemudian mencetak gol.

Kerja sama Vinicius dengan Karim Benzema juga semakin padu setiap harinya. Lapangan pertandingan tiap kali Madrid bermain seolah diubah menjadi pantai Brasil, tempat Vinicius mendribel bola ala ginga Brasil.

Atraksi semacam itulah yang dinantikan publik Santiago Bernabeu sepeninggal Ronaldo ke Juventus. Solari mengakui daya magis pemain yang digadang-gadang mirip Neymar itu.

"Dia (Vinicius) sedang mengukir catatan hebat. Dia selalu punya talenta, tapi menunjukkannya di Bernabeu memperlihatkan kepercayaan diri dan kesegarannya bermain," ucap Solari di Marca.

"Dia memberikan kebahagiaan dan dia baru berusia 18 tahun. Isu dalam bola adalah ledakan dan kemudian menahannya, tapi dia punya hal yang bisa menghancurkan pertahanan."

Menanggapi segala pujian yang datang di sosial media dan juga publik, Vinicius tetap 'menapak di tanah' alias merendah.

"Saya masih orang yang pendiam, pekerja keras dan selalu berkembang. Saya sangat bahagia mencetak gol dan bisa membantu tim. Kejayaan untuk Tuhan atas segalanya," tambah Vinicius.

Vinicius Junior, idola baru fans Real Madrid

Tetap dengan senyuman dan kebahagiaannya bermain sepak bola. Itulah ciri khas sepak bola Brasil. Sudah bukan rahasia lagi, pemain Brasil baru akan memunculkan potensi terbaiknya jika menikmati permainannya, tanpa tekanan.

Jalan Vinicius masih panjang untuk mengikuti jejak sukses Raul. Dia bukan produk akademi Real Madrid Castilla seperti Raul, tapi, kecintaan publik Bernabeu bisa membuatnya bertahan lama di Madrid.

Menilik statistik dari Squawka, Vinicius telah bermain empat kali di LaLiga dan tujuh kali sukses mendribel bola melalui lawan. Dia juga menjadi sasaran tekel lawan yang melanggarnya sebanyak enam kali.

"Real Madrid punya seorang raja baru dan namanya adalah Vinicius," begitulah judul yang ditulis oleh Marca.