BolaSkor.com - Cristiano Ronaldo dan Eric Cantona merupakan dua dari sedikit pemilik nomor 7 tersukses dalam sejarah Manchester United. Paul Scholes punya pilihan sendiri terkait siapa yang lebih baik di antara keduanya.

Nomor punggung 7 memang sangat keramat bagi Manchester United. Tidak sembarang pemain mampu memakainya.

Nomor ini bahkan identik dengan bintang utama yang dimiliki Manchester United. Tak heran jika ada beban dan tekanan tersendiri saat diberi tanggung jawab memakainya.

Baca Juga:

Awal Musim 2021-2022: Cristiano Ronaldo 4-0 Lionel Messi

Rio Ferdinand Ungkap Alasan Rajin Kritik Solskjaer

Ditipu Agen Perjalanan, Cristiano Ronaldo Rugi Rp4,8 Miliar

Eric Cantona

Banyak nama besar yang gagal bersinar saat memakai nomor 7 Manchester United. Namun Ronaldo dan Cantona merupakan pengecualian.

Cantona memang hanya lima musim berseragam Manchester United. Namun ia meninggalkan warisan yang tak ternilai.

Dengan memakai nomor 7, Cantona sukses melambangkan arogansi Manchester United sebagai klub tersukses di Inggris. Hal itu ditandai dengan koleksi sembilan trofi yang dipersembahkannya untuk Setan Merah.

Sementara Ronaldo menjelma menjadi salah satu pemain terbaik dunia dengan nomor punggung 7 Manchester United. Ia kemudian pindah ke Real Madrid dengan memecahkan rekor transfer pada 2009 silam sebelum kembali pulang pada musim panas ini.

Sama seperti Cantona, Ronaldo sudah mempersembahkan sembilan trofi bagi Manchester United. Namun koleksi gelarnya lebih lengkap karena ada Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.

Siapa yang lebih baik?

Sulit untuk menilai siapa yang lebih baik di antara Cantona dan Ronaldo. Namun tidak untuk Scholes yang sempat merasakan bermain bersama keduanya.

Bagi Scholes, Ronaldo lebih baik dari Cantona. Ia bahkan tak ragu menyebut kedua nama tersebut berada di level yang berbeda.

"Eric sangat mirip tetapi Cristiano masih berada di level lain. Eric memang keluar dan berlatih tetapi dia tidak begitu banyak menghabiskan waktu di gim," kata Sholes kepada Premier League Productions.

"Cristiano melakukan semua menu sebelum dan sesudah latihan tim dan juga memastikan dia lebih kuat untuk Premier League dengan pergi ke gym sesudahnya."

"Saya belum pernah melihat orang yang lebih profesional," tambahnya.

Etos kerja Ronaldo memang membuat Scholes kagum. CR7 benar-benar mengasah berbagai hal untuk membuat dirinya menjadi pemain yang lengkap.

“Dia berada di luar sana sepanjang hari, berlatih tendangan bebas, kecepatan, berlari menanjak, memasang beban di pergelangan kakinya. Dia melakukan segala sesuatu yang tidak dilihat oleh pemain Inggris lainnya," tutupnya.