BolaSkor.com - Mantan bek Manchester United, Matteo Darmian, tidak menyebutkan nama Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih-pelatih hebat yang pernah melatihnya. Darmian, 29 tahun, justru memuji dua manajer lainnya: Louis van Gaal dan Jose Mourinho.

Darmian meninggalkan Man United setelah empat tahun bermain di sana dan kembali ke Italia untuk memperkuat FC Parma. Mantan bek Torino pernah dilatih tiga manajer berbeda, namun, hanya Mourinho dan Van Gaal yang disebutnya pelatih bagus.

"Van Gaal dan Mourinho dua pelatih hebat, mereka telah memenangi banyak trofi, Anda tahu mereka. Mereka berdua pelatih bagus yang meninggalkan kesan positif kepada saya dan saya mengucapkan terima kasih kepada mereka," tutur Darmian di Goal.

Baca Juga:

Solksjaer Diyakini Bisa Ikuti Jejak Klopp, Suporter Manchester United Diminta Sabar

Kesal karena Jarang Main, Nemanja Matic Lemparkan Tanggung Jawab ke Solskjaer

Eksodus Pemain Manchester United Berlanjut: Matteo Darmian Gabung Parma

Matteo Darmian

Wajar apabila Darmian tidak menyebut nama Solskjaer dalam kategori dua pelatih top yang pernah melatihnya. Produk akademi AC Milan itu disinyalir kesal karena musim ini, plus di paruh dua musim lalu, sama sekali tidak dilirik Solskjaer untuk - setidaknya - coba memainkannya.

Bersama Van Gaal dan Mourinho, Darmian juga jarang bermain, tapi ia masih sempat diberi kesempatan mentas. Kendati jarang bermain selama empat tahun dengan Setan Merah, Darmian mengaku tidak menyesal bermain di sana.

"Keputusan pindah ke Inggris kala itu (2015) mudah. Bermain di klub sepenting itu merupakan kebanggaan dan tanggung jawab besar bagi kami, karena mengenakan jersey bersejarah selalu memberikan tanggung jawab besar," imbuh Darmian.

"Itu pengalaman yang mungkin akan saya lakukan lagi, sangat penting dalam karier saya, saya menghadapi budaya berbeda dan sepak bola berbeda, itu jelas membuat saya berkembang di dalam dan luar lapangan pertandingan."

"Di dua musim pertama saya banyak bermain, kemudian setahun setengah terakhir saya jarang main, tapi hasrat saya untuk bermain memaksa saya pergi meninggalkan Manchester," pungkas Darmian.