BolaSkor.com - Jose Mourinho kembali menyita perhatian publik dengan komentar yang diucapkannya. Kali ini, manajer yang menjuluki dirinya The Special One, menyerang balik komentar mantan pelatih Inter Milan dan Crystal Palace, Frank de Boer, menyoal Marcus Rashford.

Seperti yang telah diketahui, De Boer menyayangkan status Mourinho sebagai pelatih Rashford, yang baru ini mencetak dua gol dan memberikan kemenangan 2-1 untuk Manchester United atas Liverpool. De Boer menilai, Rashford seharusnya lebih banyak dimainkan Mourinho.

"Sayang manajernya (Rashford) itu Mourinho. Rashford pemain Inggris dan Anda ingin memberikannya waktu, dan dia mungkin melakukan kesalahan, tapi Mourinho tidak seperti itu, dia ingin hasil. Jika dia tidak bermain bagus di satu-dua laga, dia mencadangkannya. Marcus sangat muda dan butuh waktu bermain. Tapi, dia sangat bertalenta dan Anda ingin melihatnya bermain tiap pekan," papar De Boer.

Mourinho pun membalasnya. Bukan Mourinho namanya jika tidak memicu kontroversi dengan ucapan-ucapannya yang seringkali nyeleneh. Tanpa ragu, Mourinho menyebut De Boer sebagai manajer terburuk dalam sejarah Premier League. Ucapannya itu berdasarkan fakta pemecatan De Boer di Palace, setelah melalui lima laga tanpa pernah meraih satupun poin di Premier League.

"Saya membaca sesuatu, beberapa kutipan dari manajer terburuk dalam sejarah Premier League, Frank de Boer, berkata tidak bagus untuk Rashford memiliki pelatih seperti saya, karena hal terpenting untuk saya adalah meraih kemenangan. Jika dia dilatih Frank maka dia akan kalah, karena dia kalah di tiap laganya. Saya mencoba memberikan yang terbaik untuknya," cetus Mourinho, diberitakan BBC Sport, Selasa (13/3).

"Saya harus jujur dan memberikan kredit kepada orang-orang di akademi yang bertanggung jawab atas formasi ini, kepada Louis van Gaal (eks manajer Man United), yang bertanggung jawab atas musim pertamanya. Tapi, jika Anda melihat statistiknya dan berapa banyak laga yang dimainkannya dengan saya musim lalu dibanding saat ini, saya akan mengatakan dia berada di lima besar pemain dengan banyak pertandingan dalam dua musim ini," terangnya.

Dua gol Rashford ke gawang Liverpool menambah torehannya musim ini menjadi 12 gol dari total 40 laga yang dimainkannya. Striker berusia 20 tahun itu mengalami perkembangan pesat bermain sebagai penyerang sayap kiri, setelah posisinya diubah dari posisi aslinya, penyerang tengah.