BolaSkor.com - Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya. Kali ini legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi meninggal dunia akibat pada usia 57 tahun di Rumah Sakit Angkatan Laut, Mintohardjo, Jakarta, Sabtu (21/11).

Mantan pemain Arseto Solo ini meninggal lantaran terkena serangan jantung ketika sedang bermain bola di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan dengan para pesepak bola asal Medan. Ricky menghembuskan nafas terakhirnya ketika sedang dilarikan ke RS.

Salah satu rekannya ketika bermain di Arseto Solo dan Timnas Indonesia, Bambang Nurdiansyah mengaku terkejut dengan kabar duka ini. Padahal menurut Banur sapaan akrab Bambang Nurdiansya, Ricky merupakan sosok yang sangat disiplin dalam menjaga kondisinya.

Baca Juga:

Obituari Ricky Yacobi: Sang Maestro Lini Depan Timnas Indonesia

Legenda Timnas Indonesia, Ricky Yacobi Tutup Usia

Selama berkarier bersama, Banur mengaku memiliki beberapa kenangan yang tidak terlupakan bersama Ricky. Bahkan tidak segan-segan Banur memuji Ricky sebagai salah satu penyerang yang memiliki paket komplit dan itu yang membawanya berkarier di Jepang.

"Bagi saya dia sosok yang luar biasa tegas dan memiliki konsitensi yang luar biasa sebagai penyerang dan pemain bola. Saya rasa sebagai seorang penyerang dia adalah paket komplet yang dimiliki oleh Timnas Indonesia pada saat itu," kata Bambang Nurdiansyah, saat dihubungi BolaSkor.com, Sabtu (21/11).

"Kalau dibilang kehilangan, iya pasti kami pemain bola yang berada pada masa itu kehilangan sosok beliau, karena satu sama lain itu dekat dengan sosok yang lantang tersebut."

"Selama bermain, saya pernah menjadi lawan dan kawan untuknya. Bahhkan ketika bermain untuk Timnas Indonesia saya pernah satu kamar dengan dia. Masih banyak hal yang tidak bisa saya ceritakan saat bersama dia, tapi yang saya tahu dia sangat perhatian dengan sepak bola Indonesia," pungkas Banur.

Ricky Yacobi memang memiliki catatan emas tersendiri untuk Timnas Indonesia. Ia berhasil membawa Timnas Indonesia bermain sampai dengan semifinal pada gelaran Asian Games 1986 dan berhasil meraih medali emas pada gelaran SEA Games 1987.