BolaSkor.com - Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, mengaku bertanggung jawab atas pencapaian tim Ibu Kota di Liga 1 2021/2022. Persija gagal mencapai target finis di tiga besar setelah mengakhiri kompetisi di posisi 8.

Pencapaian itu jelas merupakan sebuah kegagalan bagi Persija yang di setiap musimnya selalu jadi kandidat juara. Apalagi Persija diperkuat sejumlah nama besar, mulai dari Andritany Ardhiyasa, Marco Motta, Rohit Chand, dan Marko Simic.

Di awal musim Persija juga ditangani pelatih yang punya rekam jejak mentereng di Eropa, Angelo Alessio. Dia adalah mantan asisten Antonio Conte, mulai dari Siena, Juventus, Timnas Italia, dan Chelsea.

Namun, Alessio dianggap gagal dalam mengelola Persija. Dia dipecat setelah melakoni laga ke-20 melawan Persela Lamongan, 15 Januari 2022.

Dari 20 partai bersama Alessio, Persija menorehkan 7 kemenangan, 8 kali imbang, dan 5 kekalahan. Catatan itu membuat Alessio dalam tekanan sehingga manajemen memutuskan untuk memecat sang juru taktik.

Posisi juru taktik kemudian diambil alih Sudirman yang sebelumnya menjabat asisten pelatih. Asa untuk bangkit sempat karena sebelumnya Sudirman sukses mempersembahkan gelar Piala Menpora 2021.

Baca Juga:

Marko Simic Pamit: 'Sampai Jumpa Lagi'

Sudirman Bungkam soal Masa Depan Marko Simic di Persija Jakarta

Sayangnya, tekanan dan persaingan di kompetisi lebih berat ketimbang di turnamen. Sudirman gagal mengangkat performa tim, bahkan cenderung menurun.

Dari 10 partai yang dipimpin langsung Sudirman, Persija hanya meraih tiga kemenangan, sekali imbang, dan enam kali kalah.

Adapun dalam empat partai lainnya Sudirman tidak ikut mendampingi tim karena menjalani perawatan akibat terpapar COVID-19. Ferdiansyah yang menjabat asisten pelatih kemudian menggantikan posisi Sudirman untuk sementara waktu dengan pencapaian sekali menang dan tiga kali imbang.

"Kegagalan tim ini untuk mencapai target, tentu sepenuhnya menjadi tanggung jawab saya sebagai manajer," kata Bambang Pamungkas.

Bambang mengatakan dirinya sudah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada manajemen dan direksi Macan Kemayoran.

"Dan saya sudah memberikan laporan pertanggungjawaban secara resmi terkait segala sesuatu yang terjadi, serta data lengkap dari setiap pertandingan yang dijalani Persija sepanjang musim ini kepada Pak Panca, sebagai presiden klub," ujar Bambang.

"Semoga data-data tersebut dapat dijadikan pertimbangan oleh pertimbangan adan acuan manajemen, untuk membangun tim musim depan yang lebih baik. Dengan siapa pun pemain, ofisial, dan manajer yang nantinya akan ditunjuk,” tambahnya.