BolaSkor.com - Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, akhirnya buka suara terkait rentetan hasil buruk yang didapat Macan Kemayoran dalam beberapa partai terakhir di Liga 1 2021/2022. Bambang mengaku malu dengan hasil tersebut.

Kekalahan dari Borneo FC (1-2) pada pekan ke-30, Kamis (10/3) membuat Persija mencatatkan tiga kekalahan beruntun. Sebelumnya, Persija juga dikalahkan oleh Persib Bandung (0-2) dan Bali United (1-2).

"Tiga kekalahan berturut-turut ini tentu sangat menyakitkan sekaligus memalukan. Tidak hanya bagi kami semua yang berada di dalam tim, terlebih lagi bagi suporter kami,” kata Manajer Persija, Bambang Pamungkas.

Menurut Bambang tiga kekalahan beruntun sangat tidak layak dialami oleh tim sebesar Persija. Sebagai manajer tim, Bambang menyatakan bertanggung jawab atas rentetan hasil buruk tersebut.

"Tidak selayaknya tim sebesar Persija mengalami hal seperti ini. Hasil buruk ini tentu menjadi tanggung jawab kami semua baik pemain, ofisial, maupun manajemen. Dan sebagai orang yang memimpin tim, saya adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas hasil negatif ini,” tutur Bambang.

Baca Juga:

Persija Kalah Terus, Spanduk Protes Bertebaran di Jakarta

Pemain Persija Harus Introspeksi Diri Pascakekalahan dari Borneo FC

Meski demikian, pria yang populer dengan panggilan Bepe itu meminta semua pemain Persija tidak semakin terpuruk di lima laga sisa musim ini. Menurutnya, tiga kekalahan beruntun harus dijadikan motivasi pemain untuk bangkit saat menghadapi TIRA Persikabo, Madura United, PSM Makassar, Bhayangkara FC, dan PSS Sleman.

"Saat ini kami masih menyisakan lima pertandingan, dan apa pun yang terjadi lima laga tersebut harus dihadapi dengan kepala tegak serta pikiran yang positif," ujar Bepe.

"Sisa laga tersebut akan menjadi pertaruhan bagi seluruh komponen di dalam tim terkait masa depan dan karier mereka, baik pemain dan juga ofisial. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, sebagai profesional kami semua tentu harus siap dengan keputusan apa pun."

"Tidak boleh ada sedikit pun kata menyerah dalam benak setiap pemain. Karena sesulit dan seberat apa pun situasi dalam perjalanan tim ini, kami harus tetap menghadapinya bersama-sama. Hanya mereka yang berjiwa besar dan bermental kuat yang mampu bertahan dan melewatinya,” pungkasnya.